Optimisme Ratu Tisha tentang Kesiapan Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026

Optimisme Ratu Tisha tentang Kesiapan Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026
Wakil ketua PSSI, Ratu Tisha saat bersama Bola.com di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (22/1/2026) (c) Bola.com/Ario Yosia

Bola.net - Indonesia dipercaya menggelar agenda internasional FIFA pada Maret mendatang. Kepercayaan itu datang melalui penunjukan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan melibatkan Timnas Indonesia.

Turnamen ini akan berlangsung pada periode FIFA Matchday dengan Jakarta sebagai pusat kegiatan. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tiga negara yang berasal dari kawasan berbeda.

Tiga tim tamu yang hadir adalah Bulgaria, St. Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon. Ketiganya belum pernah menjadi lawan Indonesia pada pertandingan internasional resmi.

Kepercayaan FIFA ini menjadi penegasan posisi Indonesia di mata sepak bola dunia. PSSI menilai ajang tersebut penting untuk memperluas pengalaman internasional Timnas Indonesia.

1 dari 2 halaman

Modal Pengalaman dan Keyakinan PSSI

Para pemain Timnas Indonesia melakukan pemanasan dalam latihan di Jakarta menjelang Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Para pemain Timnas Indonesia melakukan pemanasan dalam latihan di Jakarta menjelang Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha, yakin Indonesia mampu menjalankan peran sebagai tuan rumah dengan standar tinggi. Pengalaman menggelar Piala Dunia U-17 2023 menjadi fondasi utama kesiapan tersebut.

"Pastinya kita harus siap. Kita pernah jadi tuan rumah Piala Dunia 2017. Itu menjadi modal yang sangat kuat juga untuk tim kita telah berlatih di berbagai daerah," kata Ratu Tisha kepada awak media di Kuala Lumpur, Kamis (22/1/2026). Pernyataan itu menegaskan kesiapan infrastruktur dan sumber daya yang sudah teruji.

Menurut Ratu Tisha, FIFA Series 2026 juga bernilai strategis bagi pengembangan pertandingan internasional di Tanah Air. Lawan-lawan baru akan memberi warna berbeda bagi publik sepak bola nasional.

"Jadi, menurut saya, insyaallah, ini ke depannya akan jadi tontonan yang menarik juga buat masyarakat, karena kita berkesempatan melawan negara-negara yang sebelumnya belum pernah kita hadapi," ujar Ratu Tisha. Ia menambahkan bahwa agenda ini selaras dengan visi FIFA yang dijalankan PSSI.

Dari sisi federasi, penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi sarana pembelajaran organisasi. Namun, PSSI memastikan fokus utama tetap pada peningkatan kualitas Timnas Indonesia.

2 dari 2 halaman

Debut John Herdman dan Tantangan Skuad

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

FIFA Series 2026 juga menandai laga resmi pertama John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut telah dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.

Debut ini dinilai penting untuk membaca arah permainan yang ingin dibangun Herdman. Publik menantikan komposisi pemain yang akan dibawa dalam turnamen tersebut.

Pertanyaan terbesar adalah apakah Herdman akan memberi ruang luas bagi pemain baru. Akan tetapi, ia dipastikan menghadapi keterbatasan komposisi skuad.

Dua pemain, Thom Haye dan Shayne Pattynama, tidak dapat tampil karena sanksi larangan bertanding dari FIFA. Keduanya harus menjalani hukuman empat pertandingan sehingga absen pada FIFA Series 2026.

Situasi tersebut membuka peluang bagi pemain lain untuk tampil. Namun, Herdman tetap dituntut menjaga keseimbangan antara eksperimen dan hasil.

Bagi Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 bukan sekadar ajang uji coba. Turnamen ini menjadi langkah awal penting dalam membangun fondasi era baru bersama pelatih anyar.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Benediktus Gerendo Pradigdo, 22 Januari 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL