Gerbong Balkan dan Misi Penyelamatan: Cara Persis Solo Bertahan dari Ancaman Degradasi BRI Super League

Bola.net - Persis Solo berada dalam situasi genting pada paruh musim BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa gagal tampil konsisten dan terlalu lama berkutat di papan bawah klasemen.
Performa Persis pada putaran pertama jauh dari kata meyakinkan. Tim kebanggaan publik Manahan itu bahkan sempat melewati 15 pertandingan beruntun tanpa satu pun kemenangan.
Kondisi tersebut membuat Persis nyaris tak pernah lepas dari zona degradasi. Tekanan semakin besar karena kompetisi berjalan ketat dan margin poin di papan bawah sangat tipis.
Dalam kondisi krusial inilah Persis mulai melakukan manuver. Bursa transfer paruh musim dijadikan salah satu instrumen utama untuk menyelamatkan klub dari ancaman turun kasta.
Pergantian Pelatih dan Awal Operasi Penyelamatan

Langkah paling fundamental yang diambil Persis adalah pergantian pelatih. Peter de Roo didepak setelah gagal mengangkat performa tim sesuai ekspektasi manajemen.
Persis lalu menunjuk Milomir Seslija, sosok yang tidak asing dengan misi penyelamatan. Pelatih asal Bosnia tersebut pernah membawa Persis lolos dari degradasi pada musim 2023/2024.
Kembalinya Milomir Seslija bukan sekadar pergantian figur, melainkan perubahan arah. Ia datang dengan pendekatan pragmatis, fokus pada stabilitas permainan dan hasil jangka pendek.
Penunjukan Milomir juga menjadi sinyal kuat bahwa Persis tidak ingin berjudi. Klub memilih sosok yang terbukti mampu bekerja di bawah tekanan ekstrem.
Gerbong Balkan dan Tambahan Lokal Penentu Nasib

Setelah pelatih, Persis bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan pemain asing dari kawasan Balkan. Nama-nama seperti Vukasin Vranes (Serbia), Dusan Mijic (Serbia), Miroslav Maricic (Serbia), dan Luka Dumancic (Kroasia) menjadi tulang punggung baru proyek ini.
Seluruh pemain tersebut belum pernah bermain di Indonesia. Persis berharap aspek kebaruan, fisik kuat, dan disiplin taktik ala Eropa Timur mampu mengubah karakter permainan tim.
Masuknya pemain Balkan juga menunjukkan keselarasan visi dengan Milomir Seslija. Adaptasi diharapkan lebih cepat karena kesamaan filosofi sepak bola dan komunikasi yang lebih cair.
Di sisi lain, Persis tidak melupakan pemain lokal. Yabes Roni dan Alfrianto Nico direkrut untuk memperkaya opsi di sektor bek sayap, sementara Kadek Raditya diharapkan memberi fleksibilitas karena bisa bermain di dua posisi krusial.
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Bernardo Tavares Puji Rachmat Irianto, Sebut Maradona Persebaya
- Bojan Hodak Siapkan Perlakuan Khusus untuk Layvin Kurzawa, Belajar dari Kasus Federico Barba dan Stefano Beltrame
- Cerita di Balik Negosiasi Singkat Kepindahan Shayne Pattynama dari Buriram United ke Persija, Terpukau dengan Reputasi Macan Kemayoran
- Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama: Ini Klub Terbesar di Indonesia
- BRI Super League: Sambutan Hangat dan Harapan Kapten Persib pada Layvin Kurzawa dan Dion Markx
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Borneo FC 23 Januari 2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 17:56
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
-
Arti Penting Kemenangan Manchester United atas Aston Villa
Liga Inggris 15 Maret 2026, 23:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
























KOMENTAR