"Saya tidak bersedia. Apa yang di sepakbola Indonesia, saya sudah pernah menjabat. Mulai manajer sudah berkali kali, ketua Asprov juga sudah, Exco PSSI juga sudah, terlibat dalam klub ISL juga sudah. Semua sudah. Tidak ada lagi yang saya inginkan," ucap Haruna.
"Jangankan Asprov, ketika saya terlibat di sepakbola lewat Madura United saja semua mencibir. Saya terus terang sudah selesai," imbuh Haruna.
Satu jabatan yang belum pernah diduduki Haruna adalah manajer Timnas Indonesia. Nyatanya, dirinya juga tak berminat. "Jadi temannya manajer Timnas kan sama saja," ucapnya lantas tertawa. Haruna memang sahabat kental Gede Widiade, mantan manajer Timnas U-23.
Ia hanya berpesan agar anggota PSSI Jatim mencari figur baru yang bisa fokus dan bersungguh-sungguh membina sepakbola di Jatim. Bagi Haruna, figur tersebut tak harus harus kaya, dar kalangan pengusaha atau pejabat.
"Tidak perlu. Karena industri sepakbola ini sudah jalan. Bayangkan, untuk sekolah sepakbola di Malang milik Aji Santoso, mereka mau bayar jutaan. Artinya ada ekspektasi luar biasa di situ," lanjutnya.
"Cari orang yang betul-betul fokus. Yang 24 jam mencintai sepakbola, yang fokus membuat perencanaan, pembinaan dan sebagainya. Karena fungsi Asprov kan pembinaan. Kinerja Asprov itu sebenarnya berhenti di usia 21 tahun. Karena puncaknya kan PON," pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajer Madura United Sentil Mitra Kukar
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 13:45
-
Manajer Madura United Serang Balik Umuh Muchtar
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 13:17
-
Haruna Tolak Turun Gunung Benahi Sepakbola Jatim
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 11:15
-
Mengenaskan, Pembinaan Sepakbola di Jatim Mandek
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 10:45
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR