Bola.net - Hendra Wijaya sudah pasti absen saat PSM Makassar bertandang ke markas Persepar Palangkaraya. Kedua tim akan bertanding di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kamis (07/3) sore.
Hendra absen karena mendapat kartu merah saat melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (03/3). Tentu saja, kehilangan Hendra meninggalkan celah di posisi bek kanan.
Pelatih Petar Segrt pun berpikir keras untuk menentukan siapa yang akan menggantikan Hendra. Dari sekian pemain yang dimiliki, Petar malah memilih Kaharuddin yang sejatinya adalah pemain sayap atau penyerang.
"Kemungkinan kita akan coba mainkan Kahar sebagai bek kanan. Mengingat ia Memiliki kemampuan sebagai bek dan kita sekarang kekurangan stok," kata Petar.
Sebenarnya, selain Kahar, PSM masih memiliki opsi lain untuk menggantikan Hendra. Masih ada pemain anyar Safruddin Tahar dan juga Aswar Syamsuddin yang baru bergabung bersama tim.
Secara kualitas, kemampuan Aswar juag tidak kalah. Namun Aswar yang baru saja sembuh dari cedera, masih belum bisa beradaptasi dengan tim. Akibat cedera, Aswar cukup lama vakum berlatih dan tidak dibawa saat tur ke Jawa.
Sementara Tahar bisa jadi pilihan. Sayang, Tahar pun masih butuh adaptasi karena baru bergabung.
Tapi, Petar memiliki pertimbangan lain sehingga memilih Kahar. Selain karena pengalamannya yang jauh lebih banyak, Kahar juga dikenal sebagai pemain sayap yang lincah dan cepat larinya menyisir lapangan.
"Saya tidak masalah (dimainkan di posisi mana saja). Pelatih yang lebih tahu hal itu. Yah, asal jangan dimainkan sebagai kiper saja karena itu bukan keahlian saya," ujarnya. (bola/dzi)
Hendra absen karena mendapat kartu merah saat melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (03/3). Tentu saja, kehilangan Hendra meninggalkan celah di posisi bek kanan.
Pelatih Petar Segrt pun berpikir keras untuk menentukan siapa yang akan menggantikan Hendra. Dari sekian pemain yang dimiliki, Petar malah memilih Kaharuddin yang sejatinya adalah pemain sayap atau penyerang.
"Kemungkinan kita akan coba mainkan Kahar sebagai bek kanan. Mengingat ia Memiliki kemampuan sebagai bek dan kita sekarang kekurangan stok," kata Petar.
Sebenarnya, selain Kahar, PSM masih memiliki opsi lain untuk menggantikan Hendra. Masih ada pemain anyar Safruddin Tahar dan juga Aswar Syamsuddin yang baru bergabung bersama tim.
Secara kualitas, kemampuan Aswar juag tidak kalah. Namun Aswar yang baru saja sembuh dari cedera, masih belum bisa beradaptasi dengan tim. Akibat cedera, Aswar cukup lama vakum berlatih dan tidak dibawa saat tur ke Jawa.
Sementara Tahar bisa jadi pilihan. Sayang, Tahar pun masih butuh adaptasi karena baru bergabung.
Tapi, Petar memiliki pertimbangan lain sehingga memilih Kahar. Selain karena pengalamannya yang jauh lebih banyak, Kahar juga dikenal sebagai pemain sayap yang lincah dan cepat larinya menyisir lapangan.
"Saya tidak masalah (dimainkan di posisi mana saja). Pelatih yang lebih tahu hal itu. Yah, asal jangan dimainkan sebagai kiper saja karena itu bukan keahlian saya," ujarnya. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kaharuddin, Pemain Segala Lini Milik PSM
Bola Indonesia 6 Maret 2013, 22:04
-
Dipanggil Timnas, Deny Ingin Fokus Bela PSM
Tim Nasional 6 Maret 2013, 21:15
-
Hendra Absen, Kahar Diplot Jadi Bek Kanan
Bola Indonesia 6 Maret 2013, 20:58
-
Kepemimpinan Wasit Dinilai Rugikan Persebaya dan Persema
Bola Indonesia 6 Maret 2013, 20:24
-
Persema Akui Kalah Pengalaman Ketimbang Bajul Ijo
Bola Indonesia 6 Maret 2013, 19:27
LATEST UPDATE
-
Saran Dari Legenda, Ini Dua Nama Gelandang yang Harus Dikejar MU
Liga Inggris 6 April 2026, 13:43
-
Bruno Fernandes Siapkan Penggantinya di Manchester United, Ini Sosoknya!
Liga Inggris 6 April 2026, 13:24
-
Juventus Sempurna untuk Robert Lewandowski
Liga Italia 6 April 2026, 12:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR