Kebersamaan yang terjalin lama membuat Fandi jatuh cinta dengan tim asal Kota Samarinda itu. Hal itu lah yang membuat Fandi sangat loyalis kepada PBFC yang telah membesarkan namanya.
"Saya cinta dengan klub ini. Sejak awal bergabung saya sudah tahu susahnya gimana dan sampai kami merasakan trofi lalu dianggap tim besar," ujar Fandi kepada , Jumat (25/3).
Fandi mengaku ada beberapa faktor yang membuat dia betah bersama PBFC, salah satunya adalah alasan keluarga. "Disini saya dekat dengan keluarga. Keluarga saya kan tinggal di Bontang," ungkapnya.
Lebih lanjut Fandi menambahkan, kehadiran suporter PBFC juga menjadi faktor pesepakbola asal Bontang itu enggan meninggalkan PBFC.
"Alhamdulillah sekarang suporter sudah banyak yang mendukung kami. Tidak seperti dulu waktu masih di Divisi Utama, mungkin dulu mereka masih ragu kepada kami," pungkasnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Fandi Ahmad Jatuh Cinta Pada Pusamania Borneo FC
Bola Indonesia 25 Maret 2016, 15:26
-
Loyalitas Fandi Ahmad Untuk Pusamania Borneo FC
Bola Indonesia 25 Maret 2016, 15:12
-
Kisah Arpani, Belajar Lari Cepat dari Kijang
Bola Indonesia 24 Maret 2016, 20:36
-
Pelatih Mitra Kukar Kecewa Dengan Wasit
Bola Indonesia 24 Maret 2016, 20:22
-
Tak Pernah Cicipi SSB, Arpani Sukses Jadi Bintang PBFC
Bola Indonesia 24 Maret 2016, 20:07
LATEST UPDATE
-
AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Liga Italia 6 April 2026, 05:28
-
Chelsea Bakal Punya 'Adik Baru' dari Liga Portugal dan MLS?
Liga Inggris 6 April 2026, 05:15
-
Musim Arsenal yang Awalnya Menjanjikan Bisa Berakhir Mengecewakan
Liga Inggris 6 April 2026, 04:54
-
Manchester United Siap Cuci Gudang dan Rombak Skuad
Liga Inggris 6 April 2026, 04:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13





















KOMENTAR