
Bola.net - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, angkat bicara soal kelebihan gelandang anyar, yang bakal merapat ke timnya pada bursa transfer paruh musim Shopee Liga 1 musim 2019. Menurutnya, gelandang yang diplot menggantikan Pavel Smolyachenko tersebut memiliki sejumlah kelebihan yang dibutuhkan Arema saat ini.
"Pemain ini, yang pasti, cocok dengan skema bermain yang diinginkan tim pelatih untuk diterapkan pada putaran kedua mendatang," ucap Ruddy, pada Bola.net.
"Gaya bermain pemain baru ini juga punya sejumlah kelebihan yang bisa membantu Arema. Tak hanya bagus dalam bertahan, ia juga punya sepakan jarak jauh dan umpan jarak jauh yang bagus. Ini kata tim pelatih. Selain itu, rekam jejaknya juga bagus," sambungnya.
Sebelumnya, Arema FC resmi melepas gelandang asing mereka, Pavel Smolyachenko, pada bursa transfer paruh musim ini. Gelandang asal Uzbekistan tersebut dilepas dengan status pinjaman. Ia disebut kurang cocok dengan skema yang diracik pelatih untuk putaran kedua mendatang.
Sebagai pengganti, Arema dipastikan bakal kembali mendatangkan gelandang asing, untuk melengkapi slot pemain asing asal negara-negara anggota AFC.
Sejumlah nama dikaitkan dengan posisi yang lowong tersebut. Salah satu nama yang santer disebut sebagai kandidat pengganti Pavel adalah gelandang Jepang, yang sempat memperkuat Perseru Serui, Ryutaro Karube.
Bagaimana nasib gelandang lokal dengan kedatangan gelandang anyar tersebut? Simak di bawah ini.
Persaingan Bakal Kian Ketat
Lebih lanjut, kehadiran sosok gelandang anyar ini dipastikan akan berdampak pada barisan gelandang lokal Arema. Persaingan untuk mendapat satu tempat di sektor gelandang bakal bertambah ketat.
Jika biasanya Pavel Smolyachenko hanya menjadi pelapis, dengan sederet kelebihannya ini, gelandang anyar Arema hampir bisa dipastikan akan mendapat satu tempat di starting line-up. Sementara, dua posisi lain sudah ditempati Makan Konate dan Hendro Siswanto.
Selain Konate dan Hendro, Arema juga masih memiliki empat gelandang muda. Mereka adalah Jayus Hariono, M. Rafli, dan Hanif Sjahbandi. Selain itu, mereka juga masih memiliki pemain belia, Vikrian Akbar.
Namun, Ruddy menyebut bahwa hal ini bukan merupakan sebuah kerugian bagi timnya. Menurut manajer berusia 47 tahun tersebut, stok gelandang mereka juga hampir bisa dipastikan bakal berkurang dengan pemanggilan Rafli dan Hanif ke Timnas U-23.
"Selain itu, pemain yang ada tentu tidak akan bisa bermain terus. Bisa jadi mereka kena akumulasi kartu, cedera, atau mungkin ada pertimbangan taktik tertentu. Jadi tak usah khawatir," tegas Ruddy.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruddy Widodo: Tanpa Papua, Arema Bak Sayur Tanpa Garam
Bola Indonesia 20 Agustus 2019, 23:18
-
Datangkan Gelandang Anyar, Arema Tak Risau Soal Adaptasi
Bola Indonesia 20 Agustus 2019, 21:03
-
Ini Keistimewaan Sosok Gelandang Anyar Arema FC
Bola Indonesia 20 Agustus 2019, 18:45
-
Gelandang Anyar Arema Sosok Baru di Sepak Bola Indonesia
Bola Indonesia 20 Agustus 2019, 18:43
-
Arema FC Lepas Pavel Smolyachenko
Bola Indonesia 20 Agustus 2019, 14:58
LATEST UPDATE
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
-
Persik vs Persib Bandung: Dewangga Kecewa Maung Bandung Tertahan di Kediri
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 13:42
-
Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2026, 13:27
-
Segera Tayang, Jadwal Live Streaming Proliga 2026 Eksklusif di Vidio
Voli 6 Januari 2026, 12:38
-
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 12:25
-
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
Liga Italia 6 Januari 2026, 11:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR