
Bola.net - - Penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia setelah mengalami insiden benturan keras dengan sesama pemain saat pertandingan melawan Semen Padang. Huda menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD. dr. Soegiri, Lamongan, Minggu .
Menurut Kepala Unit Instalasi Gawat Darurat RSUD. dr. Soegiri Lamongan, dr. Yudistiro Andri Nugroho, penjaga gawang 38 tahun tersebut mengalami trauma benturan hingga menyebabkan henti nafas dan henti jantung sehingga langsung tak sadarkan diri seusai terjadi tabrakan dengan rekannya.
"Choirul Huda mengalami trauma benturan dengan sesama pemain, sehingga terjadi apa yang kita sebut henti nafas dan henti jantung. Oleh teman-teman medis di stadion sudah dilakukan penanganan pembebasan jalan nafas dengan bantuan nafas " ungkap dr. Yudistiro sebagaimana rilis yang disampaikan Media Officer Persela.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, Huda juga mendapat bantuan nafas dan penanganan henti jantung. Bahkan ketika tiba di RSUD. dr. Soegiri, Lamongan, tim dokter juga langsung memasang alat bantu nafas kepada legenda Persela itu dengan harapan bisa melakukan pompa otak dan jantung.
"Sempat ada respon dari Choirul Huda dengan adanya gambaran kulit memerah, tetapi kondisinya tetap semakin menurun. Pompa jantung dan otak itu dilakukan selama satu jam tidak ada respon. Tidak ada reflek tanda-tanda kehidupan normal. Kemudian kita menyatakan meninggal pada pukul 16.45 WIB," tegasnya.
Soal penyebab pasti meninggalnya Huda, tim dokter tidak bisa menjelaskan secara pasti karena belum sempat melakukan scaning mengingat kondisinya sangat kritis untuk dilakukan pemeriksaan radiologi. Pihaknya hanya fokus melakukan penanganan awal kepada pemain senior Persela tersebut.
"Sesuai analisis awal benturan ada di dada dan rahang bawah. Ada kemungkinan trauma dada, trauma kepala dan trauma leher. Di dalam tulang leher itu ada sumsum tulang yang menghubungkan batang otak. Di batang otak itu ada pusat-pusat semua organ vital, pusat denyut jantung dan nafas. Mungkin itu yang menyebabkan Choirul Huda henti jantung dan henti nafas," tambahnya.
"Itu analisis awal kami, karena tim kami gak sempat melakukan scaning, karena mas Huda tidak layak transport dengan kondisi kritis seperti itu. Kita tidak bisa mengkondisikan untuk dibawa ke radiologi. Kita lebih menangani kondisi awal," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Choirul Huda Wafat, Kiper Mitra Kukar Kehilangan Sosok Kakak
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 23:32
-
Sosok Choirul Huda di Mata Suporter Persela
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 23:09
-
Choirul Huda Wafat, Gelandang Arema FC Ini Turut Berduka
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 22:33
-
Bintang Semen Padang Ceritakan Insiden yang Merenggut Nyawa Choirul Huda
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 22:15
-
Deretan Pemain Indonesia yang Meninggal Akibat Aksi Heroik di Lapangan
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 21:50
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR