Bola.net - - Sebuah fakta terungkap mengenai perjalanan karir putra angkat Cristiano Ronaldo, . Martunis menyebut ia gagal di Portugal karena masalah cedera yang menimpa lututnya dan juga faktor adaptasi.
Nama Martunis pertama kali dikenal publik dunia pada tahun 2004 silam. Ia diangkat menjadi anak oleh Cristiano Ronaldo setelah ia menjadi salah satu korban selamat Tsunami Aceh, di mana pada saat menyelamatkan diri dari bencana itu ia menggunakan jersey Timnas Portugal bertuliskan Rui Costa.
Sebagai anak angkat, Martunis mengikuti jejak sang ayah angkat. Ronaldo memasukan Martunis ke akademi Sporting CP, yang merupakan akademi tempat pertama kali Ronaldo menimba ilmu sebagai seorang pesepakbola.
Martunis dan Ronaldo
Karir Martunis di Portugal tidak berlangsung lama, di mana pemuda 20 tahun ini merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri di tanah eropa. "Berada di Sporting CP selama 1 tahun sangat sulit," buka Martunis di akun Youtube pribadinya.
"Saya mengalami cedera selama 4 bulan lebih dan kemudian harus adaptasi cuaca, makanan dan bahasa. Semua itu butuh waktu dan proses."
Pada awal tahun 2017, beredar kabar Martunis mengikuti seleksi tim Liga 1 PS TNI, tepatnya PS TNI U-21. Namun sayang ia gagal karena masalah cedera tersebut.
"Pada saat saya seleksi dengan PS TNI U-21, saya lolos pada tahap pertama. Namun saat seleksi tahap kedua, lutut saya bermasalah dan saya memilih untuk berobat ke aceh. Saya akan fokus pemulihan cedera lutut dan kemudian saya akan kembali ke lapangan hijau." tutup Martunis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Ingin Latih Real Madrid?
Lain Lain 26 Desember 2017, 20:30
-
Ini Penyebab Martunis Gagal di Portugal
Bola Indonesia 26 Desember 2017, 20:10
-
Jimat Keberuntungan Madrid Itu Bernama Isco
Liga Spanyol 26 Desember 2017, 19:10
-
Modric Diyakini Sebagai Pemain Terbaik Kroasia Sepanjang Masa
Liga Spanyol 26 Desember 2017, 18:15
-
Tertarik Rekor Alan Shearer, Harry Kane Bikin Madrid Patah Hati
Liga Inggris 26 Desember 2017, 08:00
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR