
Bola.net - Dedik Setiawan memasuki tahap baru dari proses pemulihan cederanya. Penyerang Arema FC ini sudah mulai melakoni program terapi setelah menjalani tindakan operasi lututnya.
Sport Therapist Arema, David Setiawan, menyebut bahwa saat ini Dedik sudah mulai mejalani fase pertama dan kedua terapi pemulihannya. Fase pertama dan kedua ini dijalani di sebuah klinik di kawasan Tidar Kota Malang.
"Target dari fase satu dan dua ini, Dedik bisa menekuk lututnya 100 persen dan berjalan tanpa menggunakan tongkat. Ia pun sudah mulai belajar untuk tumpuan," kata David, pada Bola.net.
Menurut David, ada sejumlah alasan di balik proses terapi yang dilakukan di sebuah klinik. Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta tersebut menyebut bahwa hal ini dilakukan agar Dedik bisa mendapatkan porsi terapi yang intensif.
"Waktu saya banyak dipakai untuk mendampingi tim pada laga tandang. Takutnya, nanti justru tak akan maksimal jika Dedik hanya berlatih bersama saya," tutur David.
Sebelumnya, Dedik Setiawan sudah menjalani operasi untuk mengganti ligamen ACL lutut kanannya yang putus. Tindakan medis ini dilakukan di RS Persada Kota Malang, Kamis (07/11).
Akibat cederanya ini, Dedik disebut harus absen sampai pertengahan musim depan. Jika semua berjalan lancar, pemain berusia 25 tahun tersebut bakal absen selama enam sampai sembilan bulan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bakal Lanjutkan Terapi di Klub
Menurut David, Dedik akan menjalani dua tahapan tersebut sekitar selama empat pekan. Namun, menurut pria berusia 27 tahun tersebut, waktu yang dibutuhkan Dedik untuk menuntaskan program awal pemulihannya ini bisa jadi lebih singkat.
"Namun, normalnya, satu sampai tiga pekan ia sudah bisa berjalan tanpa kruk dan bisa menekuk kaki sampai 100 persen," tutur David.
David menambahkan, setelah tahap satu dan dua ini, masih ada tahap lain yang harus dijalani Dedik. Tahap tersebut, sambungnya, adalah tahap penguatan.
"Nanti pada fase ketiga dan keempat, Dedik akan mulai melakoni proses penguatan bersama saya," David menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema Sebut Duet Pelatih Anyar Bawa Dampak Positif di Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 November 2019, 19:56
-
Ini Perkembangan Proses Pemulihan Penyerang Arema Pascaoperasi Lutut
Bola Indonesia 18 November 2019, 16:57
-
Mario Gomez Tak Tutup Peluang Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 18 November 2019, 16:51
-
Menjamu Persija, Arema Bakal Benahi Kekurangan
Bola Indonesia 15 November 2019, 23:16
-
Arema Waspadai Ketajaman Lini Depan Persija
Bola Indonesia 15 November 2019, 00:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR