
Menghadapi PSLS, Persema mencoba bermain agresif. Mereka mencoba bermain cepat, memanfaatkan kelelahan para penggawa tim tamu.
Sementara, para penggawa PSLS sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan serbuan para penggawa muda Persema. Melalui Camara Fassawa dan Tomi Pranata, Laskar Pase -julukan PSLS- berupaya melancarkan serangan balik.
Laga berjalan lambat dan nyaris tanpa peluang terjadi sampai menit ke-31. Tendangan keras Suheri Daud mengarah tepat ke gawang Persema. Beruntung kiper Persema, Ruhanda Merdiyansa masih sigap menepis bola keluar lapangan.
PSLS kembali mencetak peluang tiga menit kemudian. Kali ini giliran sepakan keras Tommy Pranata yang mengarah ke gawang mantan klubnya tersebut. Namun, lagi-lagi Ruhanda masih sigap mengamankan gawangnya.
Akhirnya, di menit pertama injury time babak pertama, Persema sukses memecah kebuntuan. Sepakan Didik Ariyanto gagal diantisipasi penjaga gawang PSLS, Sukirmanto, dan memberi keunggulan sementara bagi tuan rumah.
Di babak kedua, PSLS langsung tampil menggebrak. Beruntung sepakan Raul Carlos Surcati dari jarak dekat masih bisa ditangkap Ruhanda.
Semenit kemudian, PSLS akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Raul Carlos Surcati sukses menceploskan bola ke gawang Persema, usai menaklukkan Ruhanda.
Menit 48, PSLS balik unggul. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persema, Mawan Kurniawan melepas sepakan terarah, yang tidak mampu diantisipasi Ruhanda.
Alih-alih menciptakan peluang emas, Persema justru kembali kebobolan. Menit 76, sepakan Tommy Pranata gagal diantisipasi Ruhanda.
Persema nyaris memperkecil kekalahan di menit 83. Sepakan jarak jauh Yogi Syaiful Rizal memaksa Sukirmanto bekerja keras mengamankan gawangnya.
Menit 87, gawang Persema harus kembali kebobolan. Sodoran Afrizal Abas dimanfaatkan Raul Carlos Surcati untuk menggandakan pundi-pundi golnya di laga ini.
Sepanjang sisa laga, Persema terus berusaha menekan pertahanan PSLS. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim tamu. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Kamerun Masih Bisa Lanjutkan Karir di Indonesia
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 21:00
-
Persema Kalah, Rudi Hariantoko Enggan Salahkan Wasit
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 20:41
-
Kekalahan Persema Dari PSLS Karena Faktor Konsentrasi
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 20:06
-
Tundukkan Persema, Penggawa PSLS Lampaui Target
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 19:54
-
Review IPL: Laskar Ken Arok Kembali Tumbang di Kandang
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 19:22
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR