
Bola.net - Persema Malang kembali harus menelan kekalahan di kandang sendiri. Menjamu PSLS Lhokseumawe, Senin (08/7), Laskar Ken Arok harus menyerah dengan skor 1-4.
Menghadapi PSLS, Persema mencoba bermain agresif. Mereka mencoba bermain cepat, memanfaatkan kelelahan para penggawa tim tamu.
Sementara, para penggawa PSLS sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan serbuan para penggawa muda Persema. Melalui Camara Fassawa dan Tomi Pranata, Laskar Pase -julukan PSLS- berupaya melancarkan serangan balik.
Laga berjalan lambat dan nyaris tanpa peluang terjadi sampai menit ke-31. Tendangan keras Suheri Daud mengarah tepat ke gawang Persema. Beruntung kiper Persema, Ruhanda Merdiyansa masih sigap menepis bola keluar lapangan.
PSLS kembali mencetak peluang tiga menit kemudian. Kali ini giliran sepakan keras Tommy Pranata yang mengarah ke gawang mantan klubnya tersebut. Namun, lagi-lagi Ruhanda masih sigap mengamankan gawangnya.
Akhirnya, di menit pertama injury time babak pertama, Persema sukses memecah kebuntuan. Sepakan Didik Ariyanto gagal diantisipasi penjaga gawang PSLS, Sukirmanto, dan memberi keunggulan sementara bagi tuan rumah.
Di babak kedua, PSLS langsung tampil menggebrak. Beruntung sepakan Raul Carlos Surcati dari jarak dekat masih bisa ditangkap Ruhanda.
Semenit kemudian, PSLS akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Raul Carlos Surcati sukses menceploskan bola ke gawang Persema, usai menaklukkan Ruhanda.
Menit 48, PSLS balik unggul. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persema, Mawan Kurniawan melepas sepakan terarah, yang tidak mampu diantisipasi Ruhanda.
Alih-alih menciptakan peluang emas, Persema justru kembali kebobolan. Menit 76, sepakan Tommy Pranata gagal diantisipasi Ruhanda.
Persema nyaris memperkecil kekalahan di menit 83. Sepakan jarak jauh Yogi Syaiful Rizal memaksa Sukirmanto bekerja keras mengamankan gawangnya.
Menit 87, gawang Persema harus kembali kebobolan. Sodoran Afrizal Abas dimanfaatkan Raul Carlos Surcati untuk menggandakan pundi-pundi golnya di laga ini.
Sepanjang sisa laga, Persema terus berusaha menekan pertahanan PSLS. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim tamu. (den/dzi)
Menghadapi PSLS, Persema mencoba bermain agresif. Mereka mencoba bermain cepat, memanfaatkan kelelahan para penggawa tim tamu.
Sementara, para penggawa PSLS sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan serbuan para penggawa muda Persema. Melalui Camara Fassawa dan Tomi Pranata, Laskar Pase -julukan PSLS- berupaya melancarkan serangan balik.
Laga berjalan lambat dan nyaris tanpa peluang terjadi sampai menit ke-31. Tendangan keras Suheri Daud mengarah tepat ke gawang Persema. Beruntung kiper Persema, Ruhanda Merdiyansa masih sigap menepis bola keluar lapangan.
PSLS kembali mencetak peluang tiga menit kemudian. Kali ini giliran sepakan keras Tommy Pranata yang mengarah ke gawang mantan klubnya tersebut. Namun, lagi-lagi Ruhanda masih sigap mengamankan gawangnya.
Akhirnya, di menit pertama injury time babak pertama, Persema sukses memecah kebuntuan. Sepakan Didik Ariyanto gagal diantisipasi penjaga gawang PSLS, Sukirmanto, dan memberi keunggulan sementara bagi tuan rumah.
Di babak kedua, PSLS langsung tampil menggebrak. Beruntung sepakan Raul Carlos Surcati dari jarak dekat masih bisa ditangkap Ruhanda.
Semenit kemudian, PSLS akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Raul Carlos Surcati sukses menceploskan bola ke gawang Persema, usai menaklukkan Ruhanda.
Menit 48, PSLS balik unggul. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persema, Mawan Kurniawan melepas sepakan terarah, yang tidak mampu diantisipasi Ruhanda.
Alih-alih menciptakan peluang emas, Persema justru kembali kebobolan. Menit 76, sepakan Tommy Pranata gagal diantisipasi Ruhanda.
Persema nyaris memperkecil kekalahan di menit 83. Sepakan jarak jauh Yogi Syaiful Rizal memaksa Sukirmanto bekerja keras mengamankan gawangnya.
Menit 87, gawang Persema harus kembali kebobolan. Sodoran Afrizal Abas dimanfaatkan Raul Carlos Surcati untuk menggandakan pundi-pundi golnya di laga ini.
Sepanjang sisa laga, Persema terus berusaha menekan pertahanan PSLS. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim tamu. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Kamerun Masih Bisa Lanjutkan Karir di Indonesia
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 21:00
-
Persema Kalah, Rudi Hariantoko Enggan Salahkan Wasit
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 20:41
-
Kekalahan Persema Dari PSLS Karena Faktor Konsentrasi
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 20:06
-
Tundukkan Persema, Penggawa PSLS Lampaui Target
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 19:54
-
Review IPL: Laskar Ken Arok Kembali Tumbang di Kandang
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 19:22
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR