
Bola.net - Arema Indonesia datang ke Pekanbaru dengan semangat berlipat. Dua kemenangan dari dua tim besar dipastikan akan menjadi motivasi tersendiri untuk terus berada jalur kemenangan.
Berbekal dua kemenangan tersebut Arema optimis mampu mengatasi tekanan dari tuan rumah PSPS Pekanbaru dan kembali meraih poin penuh seperti saat menumbangkan Pelita Jaya dan Persib Bandung di kandang.
Misi untuk lepas dari jeratan degradasi hanya akan terwujud apabila anak asuh Joko Susilo tersebut mampu untuk terus meraih hasil positif di tiap laga. Baik laga kandang maupun saat Kurnia Meiga Hermansyah dkk harus melawat ke kandang lawan.
"Saat ini, bagi Arema (ISL), setiap pertandingan adalah final, tidak peduli di kandang atau di luar kandang!," tekad pelatih Arema, Joko Susilo.
Untuk mewujudkan target tersebut, Joko pun memboyong 18 pemain terbaiknya untuk meladeni anak asuh Mundari Karya tersebut. Minus Arif Ariyanto dan Khusnul yuli yang tidak dibawa karena mendapatkan akumulasi kartu kuning pada laga melawan Pelita Jaya.
Untuk menggantikan kedua pemain tersebut yang pada laga sebelumnya menjadi starting line up melawan Pelita. Joko masih mempunyai banyak alternatif. Di posisi Arif Ariyanto masih ada nama Dendi Santoso, Firmansyah Aprilianto atau bahkan Sunarto.
Sementara untuk posisi Khusnul Yuli, banyak alternatif yang mampu ditampilkan. Johan Ibo, Sujarwoko, Sutikno serta Nurul Mauludi akan berebut satu posisi di sebelah kanan pertahanan. Satu lagi senjata rahasia yang dimiliki Arema adalah keberadaan eks bomber PSPS yang sekarang berkostum Arema, Herman Dzumafo Epandi.
Lama membela PSPS, Dzumafo pasti mengetahui titik lemah mantan rekan-rekannya tersebut yang bisa ia maksimalkan sebagai sebuah keuntungan. Sementara dari kubu tuan rumah PSPS Pekanbaru.
Problem internal tim akan menjadi masalah tersendiri dalam persiapan tim menyongsong laga tersebut. Bahkan dikabarkan dua pemain asing mereka Ali Khaddafi dan Patrice Nzekou akan menolak tampil bila gaji mereka tak terbayarkan.
Selain itu, PSPS Pekanbaru siap tempur untuk meladeni permainan agresif Arema nanti. Keberadaan Dzumafo juga akan diwaspadai oleh para pemain PSPS.
Susunan Pemain
PSPS Pekanbaru: Fauzal Mubaraqn, Danil Junaidi, Dedi Gusmawan, Ambrizal, Agus Cima, Patrice Nzekou, fajar Handika, Ali Khaddafi, April Hadi, Zaenal Arif, Ko Jae Hyo
Arema Indonesia: Kurnia Meiga, Seme Pierre, Johan Ibo, Alfarizie, Nurul Mauludi, Hendro Siswanto, Fery Aman Saragih, Dendi Santoso, M. Ridhuan, Alain NKong, Herman Dzumafo Epandi. (bola/dzi)
Berbekal dua kemenangan tersebut Arema optimis mampu mengatasi tekanan dari tuan rumah PSPS Pekanbaru dan kembali meraih poin penuh seperti saat menumbangkan Pelita Jaya dan Persib Bandung di kandang.
Misi untuk lepas dari jeratan degradasi hanya akan terwujud apabila anak asuh Joko Susilo tersebut mampu untuk terus meraih hasil positif di tiap laga. Baik laga kandang maupun saat Kurnia Meiga Hermansyah dkk harus melawat ke kandang lawan.
"Saat ini, bagi Arema (ISL), setiap pertandingan adalah final, tidak peduli di kandang atau di luar kandang!," tekad pelatih Arema, Joko Susilo.
Untuk mewujudkan target tersebut, Joko pun memboyong 18 pemain terbaiknya untuk meladeni anak asuh Mundari Karya tersebut. Minus Arif Ariyanto dan Khusnul yuli yang tidak dibawa karena mendapatkan akumulasi kartu kuning pada laga melawan Pelita Jaya.
Untuk menggantikan kedua pemain tersebut yang pada laga sebelumnya menjadi starting line up melawan Pelita. Joko masih mempunyai banyak alternatif. Di posisi Arif Ariyanto masih ada nama Dendi Santoso, Firmansyah Aprilianto atau bahkan Sunarto.
Sementara untuk posisi Khusnul Yuli, banyak alternatif yang mampu ditampilkan. Johan Ibo, Sujarwoko, Sutikno serta Nurul Mauludi akan berebut satu posisi di sebelah kanan pertahanan. Satu lagi senjata rahasia yang dimiliki Arema adalah keberadaan eks bomber PSPS yang sekarang berkostum Arema, Herman Dzumafo Epandi.
Lama membela PSPS, Dzumafo pasti mengetahui titik lemah mantan rekan-rekannya tersebut yang bisa ia maksimalkan sebagai sebuah keuntungan. Sementara dari kubu tuan rumah PSPS Pekanbaru.
Problem internal tim akan menjadi masalah tersendiri dalam persiapan tim menyongsong laga tersebut. Bahkan dikabarkan dua pemain asing mereka Ali Khaddafi dan Patrice Nzekou akan menolak tampil bila gaji mereka tak terbayarkan.
Selain itu, PSPS Pekanbaru siap tempur untuk meladeni permainan agresif Arema nanti. Keberadaan Dzumafo juga akan diwaspadai oleh para pemain PSPS.
Susunan Pemain
PSPS Pekanbaru: Fauzal Mubaraqn, Danil Junaidi, Dedi Gusmawan, Ambrizal, Agus Cima, Patrice Nzekou, fajar Handika, Ali Khaddafi, April Hadi, Zaenal Arif, Ko Jae Hyo
Arema Indonesia: Kurnia Meiga, Seme Pierre, Johan Ibo, Alfarizie, Nurul Mauludi, Hendro Siswanto, Fery Aman Saragih, Dendi Santoso, M. Ridhuan, Alain NKong, Herman Dzumafo Epandi. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
ISL Review: PSPS Pekanbaru Gagalkan Ambisi Arema
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 20:23
-
ISL Preview: PSPS vs Arema, Ujian Sesungguhnya Dzumafo
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 08:45
-
Lupakan Kekalahan, Fokus Lawan Persipura
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 07:30
-
Sriwijaya FC Enggan Remehkan PSAP Sigli
Bola Indonesia 2 Mei 2012, 06:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR