
Bola.net - Jayus Hariono mengungkap perbedaan peran yang ia mainkan kala dilatih oleh Milomir Seslija saat ini. Gelandang Arema FC tersebut mengaku, di bawah kepemimpinan Milo, tugasnya bertambah.
Dalam era kepelatihan Milo, Jayus merupakan salah seorang pemain muda yang masih mendapat kesempatan bermain lumayan banyak. Usai sempat beberapa menit turun pada laga leg pertama Babak 32 Besar Piala Indonesia kontra Persita Tangerang, pemain berusia 22 tahun ini menjadi pilihan utama pada leg kedua.
Pada era kepelatihan Milan Petrovic, musim lalu, Jayus bisa disebut sebagai salah seorang pilihan utama di lini tengah Arema. Pemain jebolan Metro FC ini bertugas sebagai jangkar lini tengah Arema.
Menurut Jayus, di bawah kepemimpinan Milo, perannya berubah. Tak lagi sekadar menjaga kedalaman, ia juga harus membantu penyerangan.
"Memang saat ini peran saya sedikit berubah," ujar Jayus, pada Bola.net, Senin (04/01).
"Sekarang, selain bermain seperti biasanya, membantu menjaga pertahanan, saya juga dituntut maju membantu serangan," sambungnya.
Menurut Jayus, perubahan peran ini bukan hal baru baginya. Ia bahkan mengaku pernah diinstruksikan bermain sebagai fullback kanan dan kiri.
Bagaimana upaya Jayus untuk beradaptasi dengan peran barunya saat ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Perbanyak Komunikasi
Performa Jayus kala menjalani peran barunya sendiri bisa dibilang cukup apik. Ia sukses mencetak satu assist pada laga leg kedua timnya kontra Persita Tangerang. Umpan cutbacknya berhasil dimanfaatkan Makan Konate untuk membobol gawang Yogi Triana.
Menurut Jayus, penampilan apiknya ini tak lepas dari proses adaptasi yang ia lakoni. Pemain kelahiran Bogor ini menyebut memiliki kiat khusus untuk bisa mulus melakoni proses adaptasinya.
"Saya harus belajar lagi agar bisa menjalani tugas ini sebaik mungkin," kata Jayus.
"Selain itu, saya juga harus memperbanyak komunikasi dengan (Makan) Konate dan Pavel (Smolyachenko)," ia menambahkan.
Pertahankan Kepercayaan Pelatih
Lebih lanjut, Jayus mengaku senang dengan kepercayaan yang ia dapat dari sang pelatih. Ia pun menyebut akan berupaya mempertahankan kepercayaan Milo dengan sebaik mungkin.
"Saya ingin berusaha mempertahankan kepercayaan pelatih dengan sebaik mungkin," tuturnya.
"Saya akan terus belajar agar bisa terus menjadi lebih baik lagi ke depannya," Jayus menandaskan.
Berita Video
Berita video Sergio Aguero cetak tiga gol, Manchester City menang atas Arsenal pada laga pekan ke-25 Premier League, di Stadion Etihad, Minggu (3/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milo Seslija: Arema FC Masih Perlu Waktu
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 23:10
-
PSIS Bakal Kedatangan Pemain Asing dari Chile dan Serbia
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 22:36
-
Milo Seslija Mengaku Bawa Filosofi Baru ke Permainan Arema FC
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 22:17
-
Jayus Hariono Sebut Ada Perubahan Peran Bermain pada Era Milo Seslija
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 21:40
-
Pelatih Arema FC Menilai Timnya Masih Harus Terus Berbenah
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 21:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR