
Bola.net - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, angkat bicara soal permainan skuatnya yang dinilai banyak berubah pada musim ini. Menurut pelatih yang karib disapa Milo tersebut, ada perubahan dalam filosofi bermain tim berlogo singa mengepal ini.
Menurut Milo, ia memiliki filosofi permainan berbeda dari pelatih sebelumnya. Hal inilah, sambung pelatih berusia 54 tahun ini, yang membuat paras permainan Arema musim ini berbeda ketimbang musim lalu.
"Saya tentu saja memiliki filosofi permainan berbeda," ucap Milo, pada Bola.net, Senin (04/02).
"Demikian pula dengan pendekatan saya pada permainan," sambungnya.
Sebelumnya, permainan Arema pada musim ini dinilai jauh berbeda dengan yang mereka tunjukkan pada musim lalu. Tak hanya kalangan awam, adanya perubahan ini pun diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy.
Menurut Simon, permainan Arema musim lalu lebih langsung. Sementara, musim ini, Dendi Santoso dan kawan-kawan, dinilai pelatih asal Skotlandia tersebut, lebih banyak mengejar penguasaan bola.
Apa saja perbedaan filosofi permainan Arema di bawah Milo? Simak selengkapnya di bawah ini.
Lini Tengah Lebih Cair
Milo tak mengungkap secara detail perbedaan filosofi permainan yang ia usung dengan pendahulunya. Namun, satu hal yang pasti, pelatih berlisensi UEFA Pro ini ingin lini tengahnya lebih cair.
Menurut pelatih asal Bosnia ini, ia tak mau ada spesialisasi di antara barisan gelandangnya. Tak ada lagi gelandang yang bertugas khusus untuk menyerang atau semata bertahan.
"Semua gelandang saya harus bisa bermain menyerang dan bertahan," kata Milo.
"Bergantung situasi, semua harus bisa mengisi peran yang ada," tambahnya.
Kiper Lebih Aktif
Selain lini tengah, Milo juga menyebut ada perbedaan dalam memandang peran penjaga gawang. Pelatih yang sempat menangani Madura United ini menyebut bahwa penjaga gawang tak hanya bertugas untuk menghalau bola yang mengarah ke gawangnya saja.
"Saat ini, menurut saya, kiper juga harus bisa menjadi sosok libero," ujar Milo.
"Ia harus bisa menjadi orang pertama yang memulai serangan," tandasnya.
Berita Video
Berita video beberapa pemain Timnas Indonesia U-22 yang berlatih terpisah karena mengalami beberapa masalah pada kakinya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milo Seslija: Arema FC Masih Perlu Waktu
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 23:10
-
PSIS Bakal Kedatangan Pemain Asing dari Chile dan Serbia
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 22:36
-
Milo Seslija Mengaku Bawa Filosofi Baru ke Permainan Arema FC
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 22:17
-
Jayus Hariono Sebut Ada Perubahan Peran Bermain pada Era Milo Seslija
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 21:40
-
Pelatih Arema FC Menilai Timnya Masih Harus Terus Berbenah
Bola Indonesia 4 Februari 2019, 21:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
-
Skuad Lengkap Real Madrid untuk Piala Super Spanyol 2026: Tanpa Kylian Mbappe
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 22:04
-
CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
News 6 Januari 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR