
Bola.net - - Gelandang asing Persela, Kei Hirose berbicara tentang pengalamannya berkarir di Indonesia. Menurut Kei, sepak bola Indonesia memiliki perbedaan yang cukup mencolok dengan Liga Eropa.
Pemain yang pernah berkarir di Liga Malta tersebut mengatakan bahwa Liga Indonesia tidak terlalu mengandalkan pemain asing. Namun, pemain lokalnya dinilai punya kualitas bahkan selevel dengan Jepang.
"Ketika saya bermain di Eropa, pemain asing bisa tujuh, tapi sekarang pemain asing hanya empat. Maka, ini berbeda," ungkap Kei Hirose.
"Tetapi pemain Indonesia punya kecepatan seperti pemain jepang. Saya pikir levelnya bagus," imbuhnya.
Tetapi mantan pemain Lija Athletic tersebut harus lebih bekerja keras dengan Persela musim ini. Karena sebagian besar penggawa Laskar Joko Tingkir merupakan pemain muda.
"Sekarang, banyak pemain muda, saya 23 tahun, dan pemain asing lain usianya 28 dan 27 tahun. Maka saya harus berbicara banyak," tegas Kei.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Jatuh Cinta kepada Persela
Dan setelah lebih dari dua bulan berada di Lamongan, pemain yang berasal dari Negeri Sakura ini mengaku sudah jatuh cinta dengan Persela. Terutama suporternya yang selalu memberi dukungan dalam kondisi apapun.
"Karena ketika saya cedera, suporter mengatakan ayo Kei, ayo Kei. Saya suka suporter," Kei menambahkan.
Namun gelandang kelahiran 20 November 1995 itu menolak jika disebut sebagai idola baru di Lamongan. Meskipun ia selalu mendapat kepercayaan dari pelatih dan dielu-elukan oleh para suporter.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Bek Persela Hindari Dehidrasi di Bulan Ramadhan
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 09:20
-
Kei Hirose Sebut Pemain Indonesia Selevel dengan Jepang
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 07:48
-
Pengalaman di Thailand Bantu Amevor Beradaptasi dengan Persela
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 07:17
-
Kei Hirose Butuh Sepekan Lagi Agar Sembuh Total dari Cedera
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 06:35
-
Tak Mau Ambil Risiko, Persela Parkir Rafinha Saat Uji Coba
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 03:21
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR