
Bola.net - La Nyalla Matalitti bakal kembali ke PSSI hari ini sebagai anggota Komite Eksekutif. Hal ini, menurut Ketua Umum KPSI ini, dilakukan untuk menghormati MoU antara PSSI dan KPSI yang telah tercapai beberapa waktu lalu.
"Ya, jam 10 hari ini, saya akan berkantor di PSSI sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco)," ujar La Nyalla, pada Bola.net.
"Ini adalah perintah MoU. Saya menghormati MoU," sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla beserta tiga koleganya, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani dipecat oleh Komite Etik PSSI dari keanggotaan mereka di Komite Eksekutif PSSI. Pemecatan ini diambil dengan alasan keempat orang ini melanggar tata tertib organisasi.
Sementara itu, kembalinya La Nyalla cs ini disambut positif oleh Tondo Widodo. Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini, dengan bergabungnya kembali empat anggota Exco ini di PSSI, maka konflik yang melanda sepakbola Indonesia seharusnya sudah bisa dikatakan usai.
"Dengan kembalinya mereka, berarti mereka mengakui lagi kepemimpinan PSSI saat ini. Tidak ada lagi PSSI KLB Ancol juga tidak ada lagi KPSI. Liga juga lebih mudah disatukan karena pimpinan mereka sudah di dalam PSSI. Timnas juga akan lebih kuat. Jadi, kongres sudah tidak perlu lagi," ujar Tondo. (den/row)
"Ya, jam 10 hari ini, saya akan berkantor di PSSI sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco)," ujar La Nyalla, pada Bola.net.
"Ini adalah perintah MoU. Saya menghormati MoU," sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla beserta tiga koleganya, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani dipecat oleh Komite Etik PSSI dari keanggotaan mereka di Komite Eksekutif PSSI. Pemecatan ini diambil dengan alasan keempat orang ini melanggar tata tertib organisasi.
Sementara itu, kembalinya La Nyalla cs ini disambut positif oleh Tondo Widodo. Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini, dengan bergabungnya kembali empat anggota Exco ini di PSSI, maka konflik yang melanda sepakbola Indonesia seharusnya sudah bisa dikatakan usai.
"Dengan kembalinya mereka, berarti mereka mengakui lagi kepemimpinan PSSI saat ini. Tidak ada lagi PSSI KLB Ancol juga tidak ada lagi KPSI. Liga juga lebih mudah disatukan karena pimpinan mereka sudah di dalam PSSI. Timnas juga akan lebih kuat. Jadi, kongres sudah tidak perlu lagi," ujar Tondo. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mental Jadi Fokus Pembenahan Luis Blanco
Tim Nasional 22 Februari 2013, 18:57
-
La Nyalla: Usai Kongres, KPSI Dibubarkan
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 14:33
-
La Nyalla Minta Exco Gelar Rapat Untuk Gusur Sekjen PSSI
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 14:26
-
La Nyalla Minta Sekjen PSSI Dipecat
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 14:16
-
La Nyalla cs Kembali ke PSSI, KPSI Jalan Terus
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 11:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Drawing Liga Champions 2026/2027: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 28 Agustus 2026, 00:33
-
Link Nonton Streaming Barcelona vs Athletic Bilbao, 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 23:55
-
Link Nonton Siaran Langsung Chelsea vs Luton Town, 28 Agustus 2026
Liga Inggris 27 Agustus 2026, 23:31
-
Jamie Carragher Terancam Bangkrut gegara Utang Pajak
Bolatainment 27 Agustus 2026, 22:12
-
Uilliam Barros Absen Bela Persib Bandung Lawan Manila Digger
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 21:15
-
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 19:42 -
Atletico Madrid Tegaskan Sikap: Julian Alvarez Tak Akan Dijual ke Barcelona!
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 18:44
-
Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
Otomotif 27 Agustus 2026, 18:16
-
Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
Otomotif 27 Agustus 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
























KOMENTAR