"Sesuai dengan namanya, Liga Santri, cabang olahraga yang yang terpikirkan oleh kami untuk dipertandingkan adalah sepakbola. Siapa tahu, dari Liga Santri nantinya bisa ditemukan bibit pesepakbola tangguh," katanya usai menghadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional Usia Muda, di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
Dalam kesempatan tersebut, dihadiri sejumlah perwakilan dari berbagai Kementerian. Rapat koordinasi diselenggarakan, untuk menyamakan persepsi di antara Kementerian terkait pelaksanaan berbagai kejuaraan yang selama ini diselenggarakan.
"Misalnya, di Kemendikbud ada kejuaraan yang dinamakan O2SN, sementara di Kemenag ada Pospenas. Kami sedang mengkaji apakah event seperti itu bisa dilakukan secara bersama? Kalau bisa, mungkin akan lebih baik. Terutama dari sisi pendanaan," tambahnya.
Untuk itu, akhirnya dibentuk Tim Kecil Perumus Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional. Tim kecil tersebut berasal dari Kemenpora, Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kemenbudikdasmen, Kemenag, Kemensos, dan KONI Pusat.
"Untuk tahun 2015, merupakan pematangan saja. Karena, masing-masing Kementerian masih akan melakukan penjajakan. Terutama, dari sisi pendanaan. Kemungkinan pada 2016 nanti, apa yang kita lakukan baru bisa dijalankan," tukasnya.
Namun Djoko Pekik mengingatkan, berbagai event yang akan dilakukan jangan selalu ditargetkan pada prestasi, mengingat kondisi kebugaran pelajar di Tanah Air masih berada di angka O.
"Hanya perlu diingat, apa yang kita lakukan ini jangan selalu dipatok target prestasi. Mengapa? Karena tingkat kebugaran pelajar kita, masih di angka O," ujarnya.
Djoko menambahkan, Rapat Koordinasi kali ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada 13 Januari, rapat serupa telah dilaksanakan. Namun karena pada rapat kali itu hanya tiga kementerian yang hadir, akhirnya rapat koordinasi dilakukan kembali pada hari ini.
"Kali ini, semuanya hadir. Mudah-mudahan, apa yang kita harapkan bisa terlaksana pada tahun depan," tutupnya.
(esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenpora Tegaskan Sedang Mengkaji Liga Santri
Bola Indonesia 21 Januari 2015, 17:35
-
Tim Sembilan Pertanyakan Fungsi Tim Ad Hoc Sinergis
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 15:35
-
Natalia Subagyo Gantikan Shambazy di Tim Sembilan
Bola Indonesia 13 Januari 2015, 19:59
-
Cari Tahu Sumber Dana Tim Sembilan, Forum Asprov PSSI Lapor KPK
Bola Indonesia 6 Januari 2015, 10:07
-
Anggaran Tim Sembilan Kemenpora Bertentangan dengan Efisiensi
Bola Indonesia 3 Januari 2015, 14:51
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR