
Bola.net - Kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), di Senayan, Jakarta, pada 13 Juni, dipastikan kedatangan tamu kehormatan dari para Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia.
Hal tersebut, sehubungan untuk menindaklanjuti rencana kerja sama yang lebih serius antara organisasi olahraga tertua di Indonesia dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang/Japan Football Association (JFA).
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin, mengatakan jika kehadiran Dubes asal Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori, merupakan utusan langsung dari JFA.
"Ini bagian dari mematangkan tim nasional Indonesia U-14, 16 dan 19. Dengan begitu, kita akan memiliki Timnas senior yang tangguh di masa mendatang. Sebab, mereka sudah dicetak sejak usia muda," tutur Djohar.
"Sepak bola kita sudah tertinggal dari Timor Leste. Karena itu, kita sudah tidak bisa lagi berorientasi jangka pendek. Kita harus aktif menyiapkan Timnas kita demi hadirnya prestasi," sambungnya.
Hal serupa, sebelumnya pernah dibahas PSSI dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) belum lama ini. Pertemuan yang berlangsung di kantor PSSI, Senayan, Jakarta tersebut, dihadiri Presiden KNVB Michael Van Praag.
Djohar mengakui, poin pembicaraan dengan Van Praag meliputi pengembangan sepak bola usia muda, peningkatan kualitas wasit dan mendatangkan pelatih-pelatih berkualitas dari Belanda untuk mentransferkan kemampuannya kepada pelatih di Indonesia. (esa/dzi)
Hal tersebut, sehubungan untuk menindaklanjuti rencana kerja sama yang lebih serius antara organisasi olahraga tertua di Indonesia dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang/Japan Football Association (JFA).
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin, mengatakan jika kehadiran Dubes asal Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori, merupakan utusan langsung dari JFA.
"Ini bagian dari mematangkan tim nasional Indonesia U-14, 16 dan 19. Dengan begitu, kita akan memiliki Timnas senior yang tangguh di masa mendatang. Sebab, mereka sudah dicetak sejak usia muda," tutur Djohar.
"Sepak bola kita sudah tertinggal dari Timor Leste. Karena itu, kita sudah tidak bisa lagi berorientasi jangka pendek. Kita harus aktif menyiapkan Timnas kita demi hadirnya prestasi," sambungnya.
Hal serupa, sebelumnya pernah dibahas PSSI dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) belum lama ini. Pertemuan yang berlangsung di kantor PSSI, Senayan, Jakarta tersebut, dihadiri Presiden KNVB Michael Van Praag.
Djohar mengakui, poin pembicaraan dengan Van Praag meliputi pengembangan sepak bola usia muda, peningkatan kualitas wasit dan mendatangkan pelatih-pelatih berkualitas dari Belanda untuk mentransferkan kemampuannya kepada pelatih di Indonesia. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketum PSSI: Kita Tertinggal Dari Timor Leste
Bola Indonesia 10 Juni 2013, 20:35
-
PSSI Siapkan Sidang Bagi Enam Exco PSSI Terhukum
Bola Indonesia 5 Juni 2013, 17:15
-
Perangi Rasisme dan Match Fixing, PSSI Siapkan Sanksi
Bola Indonesia 5 Juni 2013, 16:35
-
Manajemen Persema Minta PSSI Tinjau Ulang Sanksi
Bola Indonesia 31 Mei 2013, 09:03
-
Segel Kantor PSSI Akhirnya Dibuka
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 16:38
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR