
"Dalam tiga kasus -hasil audit BPK dan keterangan dalam Sidang KIP- kami menilai ada potensi kerugian Negara yang ditimbulkan karena penyalahgunaan wewenang dari pengurus PSSI," ujar pegiat KoruPSSI, Partoba Pangaribuan.
"Untuk itu, hari ini kami melaporkan skandal korupsi ini ke KPK dengan harapan dapat ditindaklanjuti agar sepakbola Indonesia kembali bersih dan segera berprestasi.
Berikut dugaan-dugaan korupsi yang dilaporkan oleh KoruPSSI:
1. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2013 terdapat dugaan korupsi Bantuan Sosial : Menjual Kegiatan yang sudah pernah dilakukan, tidak sesuai proses dalam UU Keuangan Negara : mengajukan proposal lalu turun anggaran dan melaksanakan program.
Dalam APBN 2013 Anggaran KEMENPORA, Melalui Asisten Deputi IV.2 Pembibitan Olahragawan Sebesar Rp439.740.000,00
Bantuan disalurkan kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pintu X-XI Stadion Utama GBK Senayan yang direalisasikan untuk pemberdayaan sosial dalam bentuk uang guna Pemusatan latihan Asian Youth Games timnas sepakbola U-14. Perjanjian kerjasama antara Kemenpora dengan PSSI No. 0316.D/PPK/D.IV-2/06/2013 dan No.10 tahun 2013 tanggal 24 Juni 2013 sebesar Rp439.740.000,00. Pencairan dana melalui SP2D No. 820128E tanggal 29 Juli 2013 sebesar Rp439.740.000,00 ditransfer ke rekening Bank Mandiri KC Jkt Plaza Mandiri No.070-00-0639257-0 a.n. PSSI tanggal 29 Juli 2013. Namun, kegiatan pemusatan latihan sudah dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Lenteng Agung, Depok pada tanggal 3 Juni, 3 Juli dan 7 s.d. 9 Juli 2013, dan di Kuningan Jawa Barat pada tanggal 4 s.d. 6 Juli 2013.
2. Berdsarakan hasil Audit BPK tahun 2010, terdapat penyimpangan dalam bantuan KEMENPORA untuk PSSI ( Timnas AFF 2010) Senilai Rp. 20 M didalamnya terdapat banyak penyimpangan.
Diantaranya Bantuan sebesar Rp414.952.060,00 dari Kemenpora dipertanggung jawabkan oleh PSSI tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dan Pajak Penghasilan kurang setor sebesar Rp167.816.654,00.
3. Berdasarkan penryataan Biro hukum Kemenpora dalam sidang sengketa Informasi di KIP bahwa, bantuan Kemenpora untuk Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tahun 2013 sekitar Rp 3,5 Miliar belum dipertanggungjawabkan oleh PSSI. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agum Gumelar Minta Presiden Cabut Pembekuan PSSI
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 22:05
-
KoruPSSI Minta KPK Ambil Alih Kasus Korupsi KADIN Jatim
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:37
-
Lanjutan Sidang Gugatan di PTUN, PSSI Sebut Kemenpora Naif
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:26
-
Sidang Lanjutan SK Pembekuan, Ini Tanggapan PSSI
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:17
-
KoruPSSI Laporkan Dugaan Skandal Korupsi PSSI ke KPK
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR