Bola.net - Komunitas Suporter Anti Korupsi (KoruPSSI) tak hanya meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut sejumlah dugaan korupsi yang terjadi di tubuh PSSI.
Mereka juga meminta KPK mencermati kasus korupsi dana Hibah APBD Jawa Timur tahun 2013 sebesar Rp 60 Miliar kepada KADIN, yang diselewengkan oleh pengurus KADIN -yang notabene adalah pengurus klub Persebaya 2010.
"Hari ini kami juga mengirim surat ke KPK. Kami memohon KPK melakukan upaya hukum supervisi dan koordinasi atau bahkan perlu mengambil Alih kasus Korupsi dana Hibah APBD Jawa Timur tahun 2013 sebesar Rp. 60 Miliar kepada KADIN yang diselewengkan oleh pengurus kadin yang notabene adalah pengurus klub Persebaya2010," ujar pegiat KoruPSSI, Partoba Pangaribuan.
"Dugaan Kajati Jatim, dana hibah tersebut mengalir untuk Klub tersebut. Hingga kini, telah ditetapkan dua tersangka yaitu Diar Kusuma Putra, selaku Wakil Ketua bidang Antar Provinsi KADIN, dan Wakil ketua Bidang ESDM KADIN, Nelson Sembiring. Mereka berdua adalah pengurus Persebaya 2010.Sedangkan Ketua KADIN yang juga pengurus Persebaya 2010 dan Elit PSSI yaitu La Nyala M telah diperiksa sebaga saksi," sambungnya.
KoruPSSI mengaku memiliki alasan khusus di balik permintaan mereka pada KPK ini. Pasalnya, mereka menilai penanganan kasus ini mandek di Kejati Jatim.
Selain itu, KoruPSSI juga menegaskan dukungan mereka pada KPK perihal penuntasan kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan di Universitas Airlangga. Dalam kasus ini, mantan wakil ketua PSSI La Nyala M pernah diperiksa oleh KPK selama Sembilan jam.
"Untuk itu, kami meminta KPK memperhatikan gerakan kami hari ini dengan melaporkan kasus dugaan korupsi APBN oleh PSSI, mendesak KPK mengambil alih kasus dana hibah Kadin di Jatim, dan mendukung KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi RS pendidikan di Universitas Airlangga. Dua yang terakhir disinyalir melibatkan elit PSSI," tandas Partoba. [initial]
(den/pra)
Mereka juga meminta KPK mencermati kasus korupsi dana Hibah APBD Jawa Timur tahun 2013 sebesar Rp 60 Miliar kepada KADIN, yang diselewengkan oleh pengurus KADIN -yang notabene adalah pengurus klub Persebaya 2010.
"Hari ini kami juga mengirim surat ke KPK. Kami memohon KPK melakukan upaya hukum supervisi dan koordinasi atau bahkan perlu mengambil Alih kasus Korupsi dana Hibah APBD Jawa Timur tahun 2013 sebesar Rp. 60 Miliar kepada KADIN yang diselewengkan oleh pengurus kadin yang notabene adalah pengurus klub Persebaya2010," ujar pegiat KoruPSSI, Partoba Pangaribuan.
"Dugaan Kajati Jatim, dana hibah tersebut mengalir untuk Klub tersebut. Hingga kini, telah ditetapkan dua tersangka yaitu Diar Kusuma Putra, selaku Wakil Ketua bidang Antar Provinsi KADIN, dan Wakil ketua Bidang ESDM KADIN, Nelson Sembiring. Mereka berdua adalah pengurus Persebaya 2010.Sedangkan Ketua KADIN yang juga pengurus Persebaya 2010 dan Elit PSSI yaitu La Nyala M telah diperiksa sebaga saksi," sambungnya.
KoruPSSI mengaku memiliki alasan khusus di balik permintaan mereka pada KPK ini. Pasalnya, mereka menilai penanganan kasus ini mandek di Kejati Jatim.
Selain itu, KoruPSSI juga menegaskan dukungan mereka pada KPK perihal penuntasan kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan di Universitas Airlangga. Dalam kasus ini, mantan wakil ketua PSSI La Nyala M pernah diperiksa oleh KPK selama Sembilan jam.
"Untuk itu, kami meminta KPK memperhatikan gerakan kami hari ini dengan melaporkan kasus dugaan korupsi APBN oleh PSSI, mendesak KPK mengambil alih kasus dana hibah Kadin di Jatim, dan mendukung KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi RS pendidikan di Universitas Airlangga. Dua yang terakhir disinyalir melibatkan elit PSSI," tandas Partoba. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agum Gumelar Minta Presiden Cabut Pembekuan PSSI
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 22:05
-
KoruPSSI Minta KPK Ambil Alih Kasus Korupsi KADIN Jatim
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:37
-
Lanjutan Sidang Gugatan di PTUN, PSSI Sebut Kemenpora Naif
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:26
-
Sidang Lanjutan SK Pembekuan, Ini Tanggapan PSSI
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:17
-
KoruPSSI Laporkan Dugaan Skandal Korupsi PSSI ke KPK
Bola Indonesia 8 Juni 2015, 17:05
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR