
Bola.net - Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti menunggu niat baik Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melakukan verifikasi peserta Kongres Luar Biasa (KLB).
Dikatakannya, PSSI harus bersikap demokratis dengan mengundang pemilik sah suara PSSI (Voters) saat KLB di Solo. Jika tidak demikian, dilanjutkan La Nyalla, KPSI akan melaksanakan Kongres Biasa, sesuai dengan amanat yang tercantum di dalam MOU.
"Kami menunggu sikap PSSI untuk kembali ke jalan yang benar. Karena itu, dapat dimulai dengan memverifikasi peserta KLB," terangnya.
"Jika tidak, KPSI akan menggelar Kongres Biasa di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (10/12). Saya menyelenggarakan Kongres sebagai Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang kembali ke posisi saya tanpa syarat. Ini sudah sesuai MOU," imbuhnya.
Jika nanti terjadi dua Kongres, La Nyalla menambahkan, besar kemungkinan Indonesia akan diberikan sanksi oleh FIFA.
"Bahkan, satu Kongres yang dilaksanakan sepihak oleh PSSI, bisa berakibat sanksi," tambahnya.
Penyelenggaraan KLB PSSI merupakan salah satu amanat yang tercantum di dalam MOU yang telah disepakati bersama antara PSSI dan KPSI. Di dalam MOU tercantum, voters KLB PSSI merupakan KLB di Solo tanggal 9 Juli 2011. (esa/dzi)
Dikatakannya, PSSI harus bersikap demokratis dengan mengundang pemilik sah suara PSSI (Voters) saat KLB di Solo. Jika tidak demikian, dilanjutkan La Nyalla, KPSI akan melaksanakan Kongres Biasa, sesuai dengan amanat yang tercantum di dalam MOU.
"Kami menunggu sikap PSSI untuk kembali ke jalan yang benar. Karena itu, dapat dimulai dengan memverifikasi peserta KLB," terangnya.
"Jika tidak, KPSI akan menggelar Kongres Biasa di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (10/12). Saya menyelenggarakan Kongres sebagai Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang kembali ke posisi saya tanpa syarat. Ini sudah sesuai MOU," imbuhnya.
Jika nanti terjadi dua Kongres, La Nyalla menambahkan, besar kemungkinan Indonesia akan diberikan sanksi oleh FIFA.
"Bahkan, satu Kongres yang dilaksanakan sepihak oleh PSSI, bisa berakibat sanksi," tambahnya.
Penyelenggaraan KLB PSSI merupakan salah satu amanat yang tercantum di dalam MOU yang telah disepakati bersama antara PSSI dan KPSI. Di dalam MOU tercantum, voters KLB PSSI merupakan KLB di Solo tanggal 9 Juli 2011. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Nyalla Minta PSSI Demokratis
Bola Indonesia 9 Desember 2012, 21:03
-
81 Voters Menolak Hadir di KLB PSSI
Bola Indonesia 8 Desember 2012, 08:00
-
Voters Solo Bawa Keuntungan Bagi La Nyalla
Bola Indonesia 6 Desember 2012, 07:39
-
Uji Coba Persebaya Lawan Sumbawa Batal
Bola Indonesia 5 Desember 2012, 13:15
-
Ingin Konflik Berakhir, Menpora Akan Konsultasi Dengan AFC
Bola Indonesia 3 Desember 2012, 22:40
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR