"Yang pasti, atas putusan sela tersebut kami akan lakukan banding," ujar Manajer Madura United, Haruna Soemitro. "Ada beberapa sisi fakta yang mungkin diabaikan oleh Komisi Disiplin," sambungnya.
Lebih lanjut, Haruna membeber fakta-fakta yang mungkin diabaikan Komdis. Salah satunya adalah upaya pengamanan yang dilakukan panpel pertandingan sejak dini.
"Namun, pasca selesainya babak pertama, pengamanan di pintu masuk mulai kendor. Bobolnya flare hingga masuk stadion dimungkinkan terjadi pada jeda babak pertama," tuturnya.
Ia juga menyebut, klub maupun LOC tidak pernah mengijinkan suporter membakar flare ataupun smoke bomb selama pertandingan belangsung.
Haruna juga menilai bahwa antisipasi atas kejadian tersebut, mengingat pertandingan bersamaan dengan hari puncak Ultah K-ConK Mania, sudah menjadi bahasan dalam Match Coordination Meeting, yang dihadiri oleh pihak LGC, Match Commissioner, Chairman LOC, Venue Manajger dari GTS, Security Manager dan pihak-pihak terkait dalam pertandingan.
"Hasil koordinasi tersebut sudah dijalankan secara maksimal, utamanya pada saat memeriksa penonton masuk," tutur Haruna.
Sebelumnya, hukuman berat harus diterima Madura United dalam insiden flare yang terjadi kala menjamu Persiba Balikpapan. Laskar Sape Kerap -julukan Madura United- mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PT Gelora Trisula Semesta (GTS), sebagai operator Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, untuk menggelar tiga pertandingan mereka di tempat netral.
Hukuman ini disebutkan dalam surat keputusan sementara Komisi Disiplin bernomor KDS_003-14062016. Komisi disiplin yang terdiri dari Asep Edwin Firdaus, Kuswara S Taryono dan Yeyen Tumena menganggap Madura United bersalah dalam insiden flare, yang terjadi di Stadion Gelora Bangkalan Madura, Senin (13/06) tersebut.
"Merujuk pada pasal 20 dan pasal 64 Kode Disiplin ISC, Madura United diberikan sanksi bertanding di tempat netral selama tiga kali pertandingan kandang di week 7, week 9 dan week 11 karena pelanggaran terhadap pasal 64 ayat 1 huruf (a) dan (b) Kode Disiplin ISC," demikian tercantum dalam surat yang ditandatangani Ketua Komisi Disiplin, Asep Edwin Firdaus.
Insiden flare, yang memicu turunnya sanksi ini, terjadi dalam laga antara Madura United dan Persiba Balikpapan. Bahkan, pertandingan yang akhirnya dimenangi tuan rumah dengan skor 3-1 ini sempat dihentikan 11 menit akibat pekatnya asap di stadion.
Tak hanya itu, insiden ini juga membawa korban. Wasit Oki Dwi Putra yang memimpin laga tersebut harus dilarikan ke rumah sakit akibat gangguan pernafasan. Ia harus digantikan wasit cadangan, Marjoko, di tengah laga.
Sementara itu, dalam pertimbangan banding Madura United, Haruna mengaku jika wasit memang harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak nafas. "Namun, proses perawatan Oki tidak sampai memakan waktu lama, lantaran sekitar dua jam kemudian Oki sudah pulih," tandasnya. [initial]
Baca Ini Juga:
- Madura United Terusir dari Kandang
- Insiden Flare, Ini Daftar Potensi Kerugian Madura United
- Kapten Madura United Yakin Insiden Flare Tak Terulang
- Cetak Hat-trick, Pablo Rodriguez Ukir Sejarah Bagi Madura United
- Kalahkan Persiba, Kerjasama Tim Madura United Dipuji
- Nyalakan Flare, Gelandang MU Minta Suporter Lebih Dewasa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Ajukan Banding Sanksi Insiden Flare
Bola Indonesia 15 Juni 2016, 18:45
-
Madura United Terusir dari Kandang
Bola Indonesia 15 Juni 2016, 16:17
-
Insiden Flare, Ini Daftar Potensi Kerugian Madura United
Bola Indonesia 14 Juni 2016, 20:26
-
Kapten Madura United Yakin Insiden Flare Tak Terulang
Bola Indonesia 14 Juni 2016, 20:23
-
Cetak Hat-trick, Pablo Rodriguez Ukir Sejarah Bagi Madura United
Bola Indonesia 14 Juni 2016, 20:20
LATEST UPDATE
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
LavAni Jadi Tim Pertama Lolos ke Grand Final Proliga 2026
Voli 12 April 2026, 06:25
-
Dengan Real Madrid, Selalu Ada Peluang untuk Comeback
Liga Champions 12 April 2026, 05:50
-
Real Madrid Bikin Trauma, Bayern Diminta Tetap Waspada
Liga Champions 12 April 2026, 05:23
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Semen Padang 12 April 2025
Bola Indonesia 12 April 2026, 05:10
-
Efisiensi Kylian Mbappe Turun, Real Madrid Mulai Terganggu
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:56
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Dewa United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:47
-
Real Madrid Lebih Solid Tanpa Mbappe?
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:23
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Bali United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:19
-
Man of the Match Atalanta vs Juventus: Michele Di Gregorio
Liga Italia 12 April 2026, 04:06
-
Real Madrid Susah Menang, Statistik Mengejutkan Ungkap Penyebab Utama
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR