Madura United bermain dominan pada pertandingan ini. Mereka unggul dalam pengasaan bola hingga 60 persen. Laskar Sape Kerap juga lebih banyak menciptakan peluang. Mereka menciptakan enam tembakan terarah dari sembilan sepakan. Sedangkan Persela hanya mampu melepaskan tiga shooting on target.
Tuan rumah unggul lebih dulu melalui aksi Slamet Nur Cahyono menit ke-15. Selepas gol ini, Madura United mendominasi pertandingan. Mereka menciptakan berbagai peluang dari tendangan bebas Erick Weeks Lewis. Sedangkan Persela mengancam lewat Dendy Sulistyawan, Zaenal Arifin dan Edy Gunawan.
Persela akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan bebas Edy Gunawan menit ke-55. Free kick-nyaa mengarah ke gawang Persela. Bola yang coba dihalau Fabio Beltrame lewat sundulan, justru mengarah ke gawang Madura United.
Gol penentu kemenangan Madura United hadir pada menit ke-89 lewat eksekusi penalti Pablo Rodrigues. Wasit memberi hadiah penalti untuk tuan rumah menyusul pelanggaran Eky Taufik kepada Rossi Noprihanis. Tapi wasit Yudi Nurcahya tak bergeming dengan keputusannya.
Kekalahan di Madura menjadi yang ke-11 untuk Laskar Joko Tingkir. Mereka masih terperosok di dasar klasemen. Sedangkan Madura United kokoh di puncak klasemen ISC.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Pertanyakan Penalti Madura United
Bola Indonesia 13 Agustus 2016, 20:33
-
Madura United Beri Persela Kekalahan ke-11
Bola Indonesia 13 Agustus 2016, 20:00
-
Erick Weeks Siap Diturunkan Lawan Persela Lamongan
Bola Indonesia 13 Agustus 2016, 09:52
-
Madura United Bangkit Kontra Persela Lamongan
Bola Indonesia 13 Agustus 2016, 09:46
-
Madura United Tak Mau Remehkan Persela Lamongan
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 17:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR