
Bola.net - Persipasi Bekasi- kontestan Divisi Utama musim ini, kembali dibuat tidak bisa tidur nyenyak. Pasalnya, terancam terusir dari mes di Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Hal tersebut, menyusul adanya tagihan pembayaran penggunaan Lapangan Sutasoma 77 dan mes di Halim Perdanakusuma. Tak ayal, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan dalam situasi hati was-was.
"Barusan saja kami ditagih pihak pengelola dari AU (angkatan udara), lantaran sudah menunggak selama tujuh minggu. Jika tidak segera dilunasi, kami harus angkat koper," kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Ujian demi ujian yang dirasakan Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- membuat Warta Kusuma nyaris menyerah. Mantan pemain tim nasional Indonesia era 80-an tersebut, hanya bisa mengelus dada.
"Salah apa saya, begitu sulit mengurus tim ini?" keluhnya.
Dilanjutkannya, tim pelatih dan pemain masih belum menerima pembayaran kontrak. Sinyal-sinyal jika Warta dan kawan-kawan akan melepaskan tim, pun semakin hidup.
Jika manajemen tidak mampu mencari solusi, tak ayal Laskar Patriot benar-benar bisa berakhir dengan bubar di tengah jalan.
"Kami harus mengambil sikap, sebab sudah menunjukkan kinerja dengan meraih kemenangan. Tapi, manajemen masih belum bisa menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, menyusul adanya tagihan pembayaran penggunaan Lapangan Sutasoma 77 dan mes di Halim Perdanakusuma. Tak ayal, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan dalam situasi hati was-was.
"Barusan saja kami ditagih pihak pengelola dari AU (angkatan udara), lantaran sudah menunggak selama tujuh minggu. Jika tidak segera dilunasi, kami harus angkat koper," kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Ujian demi ujian yang dirasakan Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- membuat Warta Kusuma nyaris menyerah. Mantan pemain tim nasional Indonesia era 80-an tersebut, hanya bisa mengelus dada.
"Salah apa saya, begitu sulit mengurus tim ini?" keluhnya.
Dilanjutkannya, tim pelatih dan pemain masih belum menerima pembayaran kontrak. Sinyal-sinyal jika Warta dan kawan-kawan akan melepaskan tim, pun semakin hidup.
Jika manajemen tidak mampu mencari solusi, tak ayal Laskar Patriot benar-benar bisa berakhir dengan bubar di tengah jalan.
"Kami harus mengambil sikap, sebab sudah menunjukkan kinerja dengan meraih kemenangan. Tapi, manajemen masih belum bisa menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 6 Mei 2014, 20:36

-
Manajemen Tak Temukan Solusi, Persipasi Terancam Terusir
Bola Indonesia 6 Mei 2014, 20:05
-
Borneo FC Bikin Deltras Hattrick Kalah
Bola Indonesia 6 Mei 2014, 17:40
-
Preview DU: Deltras vs Borneo FC, Ibarat Bumi dan Langit
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 12:51
-
Persipasi Menang, Warta Kusuma Berang
Bola Indonesia 3 Mei 2014, 20:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR