Bola.net - 'Persebaya Melawan', begitulah judul press release yang diberikan oleh manajemen Persebaya kepada awak media, Selasa (8/10) sore di mes Persebaya. Dalam rilis itu, para petinggi menelurkan enam keputusan terkait masa depan tim yang bermarkas di Karanggayam, Surabaya ini.
Butir pertama, meminta kepada semua elemen di Persebaya untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini. Tak perlu panik atau mengumbar emosi. Kita tetap mengedepankan akal sehat untuk mencari penyelesaian terbaik bagi Persebaya ke depan.
Kedua, Meminta kepada semua elemen pendukung Persebaya untuk tetap bersatu. Saling menjalin komunikasi dalam menyikapi perkembangan yang terjadi. Tetap berkoordinasi dalam melangkah dan bertindak. Semua tetap dalam satu garis komando.
Ketiga, Mengingatkan pada PSSI bahwa pamer kesewenang-wenangan yang dilakukan selama ini tidak akan menyelesaikan masalah. Praktek seperti ini justru menunjukkan sikap PSSI jauh dari sikap sportifitas dan fair play yang menjadi urat nadi sepakbola. Untuk itu mendesak pada PSSI untuk meralat kebijakannya dan mengakui kembali eksistensi Persebaya. Sejarah panjang klub ini tak akan bisa dihilangkan begitu saja oleh selembar SK atau keputusan tak berdasar.
Keempat, Mendesak pada Menpora dan pihak terkait untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini. Menpora selaku wakil dari negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan tak ada anak bangsa ini yang terdzolimi.
Kelima, Persebaya secepat mungkin melakukan koordinasi dan kajian untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. Baik pengadilan umum maupun ke lembaga arbitrasi internasional (CAS). "Kita akan ajukan ke pengadilan niaga juga pengadilan umum di Jakarta Selatan berkenaan dengan status keanggotaan Persebaya," kata Cholid Goromah, CEO Persebaya.
Keenam, Meminta kepada para pemain dan ofisial Persebaya tetap tenang. Manajemen secepat mungkin akan segera menyelesaikan hak-hak pemain yang belum terselesaikan. "Semua permasalahan yang ada di Persebaya selama 2013, termasuk gaji, sudah saya serahkan sepenuhnya ke konsorsium. Mereka menjanjikan secepatnya akan diselesaikan," tutup Cholid. (faw/dzi)
Butir pertama, meminta kepada semua elemen di Persebaya untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini. Tak perlu panik atau mengumbar emosi. Kita tetap mengedepankan akal sehat untuk mencari penyelesaian terbaik bagi Persebaya ke depan.
Kedua, Meminta kepada semua elemen pendukung Persebaya untuk tetap bersatu. Saling menjalin komunikasi dalam menyikapi perkembangan yang terjadi. Tetap berkoordinasi dalam melangkah dan bertindak. Semua tetap dalam satu garis komando.
Ketiga, Mengingatkan pada PSSI bahwa pamer kesewenang-wenangan yang dilakukan selama ini tidak akan menyelesaikan masalah. Praktek seperti ini justru menunjukkan sikap PSSI jauh dari sikap sportifitas dan fair play yang menjadi urat nadi sepakbola. Untuk itu mendesak pada PSSI untuk meralat kebijakannya dan mengakui kembali eksistensi Persebaya. Sejarah panjang klub ini tak akan bisa dihilangkan begitu saja oleh selembar SK atau keputusan tak berdasar.
Keempat, Mendesak pada Menpora dan pihak terkait untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini. Menpora selaku wakil dari negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan tak ada anak bangsa ini yang terdzolimi.
Kelima, Persebaya secepat mungkin melakukan koordinasi dan kajian untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. Baik pengadilan umum maupun ke lembaga arbitrasi internasional (CAS). "Kita akan ajukan ke pengadilan niaga juga pengadilan umum di Jakarta Selatan berkenaan dengan status keanggotaan Persebaya," kata Cholid Goromah, CEO Persebaya.
Keenam, Meminta kepada para pemain dan ofisial Persebaya tetap tenang. Manajemen secepat mungkin akan segera menyelesaikan hak-hak pemain yang belum terselesaikan. "Semua permasalahan yang ada di Persebaya selama 2013, termasuk gaji, sudah saya serahkan sepenuhnya ke konsorsium. Mereka menjanjikan secepatnya akan diselesaikan," tutup Cholid. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen PSM Sediakan 400 Tiket Gratis Untuk Suporter PSM
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 20:05
-
Manajemen PSM Siapkan Reward Jika Lolos Playoff IPL
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 19:55
-
Melawan, Persebaya Telurkan Enam Putusan
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 16:47
-
Halil dan Endra Jadi Pemain Terakhir yang Kosongkan Mes
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 14:38
-
Pemain Sudah Tinggalkan Mes Persebaya
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 14:33
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR