Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic tidak puas dengan kepemimpinan wasit pada laga kontra Persela, Sabtu (7/3/2020). Meskipun Laskar Mahesa Jenar berhasil keluar sebagai pemenang.
PSIS mengalahkan Persela pada pekan kedua Shopee Liga 1 2020 dengan skor 2-3. Tiga gol kemenangan tim Kota Lumpia dicetak oleh Wallace Costa, Fredyan Wahyu dan Bruno Silva.
"Kami cukup puas dengan tim saya di 60 menit pertama, anak-anak bisa menjalankan taktik saya dengan sempurna," kata Dragan usai pertandingan.
"Tapi tadi wasit cukup merusak jalannya pertandingan, saya tidak tahu alasannya, dia banyak melakukan kesalahan," tegas juru taktik asal Montenegro tersebut.
Laga Persela vs PSIS yang berlangsung di Stadion Surajaya dipimpin wasit asal Jawa Barat, Nendi Rohaendi. Dia dibantu asisten wasit asal DKI Jakarta, Hotlan Nainggolan dan Mohammad Ansori.
"Saya perlu ngomong ini karena ini hal yang harus diubah di kompetisi ini," tegas mantan pelatih Borneo FC tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Respek kepada Persela
Dan, terlepas dari buruknya kepemimpinan wasit, Dragan mengaku respek kepada Persela Lamongan. Dia mengatakan bahwa klub kebanggaan Kota Soto tersebut adalah tim yang punya kualitas.
"Persela adalah tim bagus, saya juga respek kepada mereka dan mengatakan bahwa Persela memiliki kualitas yang baik secara individual dan tim," Dragan menambahkan.
"Saya berharap Persela bisa bertahan di kompetisi Liga 1 tahun ini," tegas pelatih 50 tahun tersebut.
(Bola.net/Mustopa Elabdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol ke Gawang Persela, Wallace Costa: Saya Respek
Bola Indonesia 7 Maret 2020, 21:46
-
Nil Maizar Akui Gol Cepat PSIS Membuat Persela Kesulitan
Bola Indonesia 7 Maret 2020, 21:43
-
Gol Cepat Wallace Costa Jadi Kunci Kemenangan PSIS
Bola Indonesia 7 Maret 2020, 20:03
-
Menang Atas Persela, PSIS Keluhkan Kepemimpinan Wasit
Bola Indonesia 7 Maret 2020, 19:38
-
Highlights Shopee Liga 1 2020: Persela Lamongan 2-3 PSIS Semarang
Liga Inggris 7 Maret 2020, 19:30
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR