
Menurut pelatih PSM Petar Segrt, selain karena karena didominasi pemain muda, mental dan emosi pemain di lapangan menjadi faktor penyebab buruknya prestasi PSM.
Sepanjang musim, skuad Juku Eja mengoleksi 49 kartu kuning dan empat kartu merah. Akibatnya Rp 147 juta harus dikeluarkan oleh manajemen untuk membayar denda.
Hendra Wijaya menjadi penyumbang koleksi kartu kuning terbanyak. Ia mengumpulkan 10 kartu kuning dan satu kartu merah.
Menurut Petar, banyaknya kartu kuning yang dikoleksi berimbas pada performa tim saat bertanding. Hal itu membuat Petar harus merombak skuad.
"Coba bayangkan jika lawan kita main dengan full team sedang kita tampil pincang tentu akan merugikan," jelasnya.
Petar berharap di musim depan para pemainnya bisa lebih mengontrol emosi. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mental Buruk, PSM Total Koleksi 53 Kartu
Bola Indonesia 24 Juli 2012, 18:35
-
Petar Segrt Tak Ingin Kehilangan Spaso
Bola Indonesia 23 Juli 2012, 20:45
-
Petar: Kurniawan Jarang Dimainkan Karena Sering di Timnas
Bola Indonesia 20 Juli 2012, 08:00
-
Petar Segrt: Tak Ada Jaminan Bagi Pemain Senior
Bola Indonesia 17 Juli 2012, 07:30
-
Petar Segt Ikut Kongres Kepelatihan Internasional di Jerman
Bola Indonesia 13 Juli 2012, 20:45
LATEST UPDATE
-
Diincar MU, RB Leipzig Pagari Sang Bintang dengan Kontrak Baru
Liga Inggris 6 April 2026, 10:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 6 April 2026, 10:48
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 6 April 2026, 10:47
-
Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Italia, Max Allegri Beri Jawaban Santai
Liga Italia 6 April 2026, 10:46
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 6 April 2026, 10:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR