
Bola.net - Papua dikenal sebagai daerah penghasil pemain-pemain bintang yang jadi andalan Timnas Indonesia di setiap generasi. Mulai dari angkatan Rully Nere pada 1980-an sampai Boaz Solossa pada 2000-an awal.
Setelah era Boaz Solossa, cukup banyak pemain asal Papua yang digadang-gadang sebagai penerus tongkat estafet dari legenda Persipura Jayapura itu. Satu di antaranya adalah Osvaldo Haay.
Osvaldo Haay melejit saat memperkuat Persipura dalam sebuah turnamen rasa kompetisi bernama Indonesia Soccer Championship (ISC) pada 2016. Ia yang ketika itu masih berusia 18 tahun muncul sebagai wonderkid tim Mutiara Hitam.
Sejak saat itu, namanya kerap menjadi andalan Timnas Indonesia. Mulai dari kelompok umur sampai senior.
Osvaldo Haay bahkan pernah mempersembahkan gelar juara Piala AFF U-22 pada 2019, sebelum namanya tidak lagi dilirik pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong karena dianggap telah melakukan tindakan indisipliner.
Berikut pasang surut karier Osvaldo Haay ya Bolaneters.
Karier Timnas yang Pernah Juara Piala AFF U-22

Osvaldo Haay merupakan bagian dari skuat Timnas Indonesia U-22 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Golnya ke gawang Thailand pada menit ke-64, memastikan Skuad Garuda Muda meraih gelar juara dengan kemenangan 2-1.
Sejak 2017, Osvaldo Haay memang rutin masuk skuad Timnas Indonesia, terutama untuk kelompok U-22 dan U-23. Ia jadi andalan di SEA Games 2017 dan 2019 serta Asian Games 2018. Di SEA Games 2019, ia bahkan menjadi top skor bersama penyerang Vietnam, Ha Duc Chinh dengan torehan delapan gol.
Tampil cemerlang di timnas kelompok umur membuat Osvaldo Haay dilirik Shin Tae-yong. Namanya konsisten dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).
Namun, Osvaldo Haay malah berulah saat Timnas Indonesia menggelar TC untuk persiapan babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 19-30 September 2021. Sejak itu, ia tak pernah lagi masuk daftar panggil.
Karier dari Persipura ke Persebaya

Nama Osvaldo Haay melejit saat memperkuat Persipura di ISC 2016. Ketika itu, ia berstatus sebagai debutan. Namanya makin dikenal publik saat memperkuat Persebaya Surabaya di Liga 1 2018.
Pada musim pertamanya dengan Persebaya, Osvaldo Haay tampil garang dengan mengemas 10 gol hanya dari 21 penampilan. Musim 2019, ia turut andil membantu Bajul Ijo finis sebagai runner-up.
Dua musim tampil gemilang bersama Persebaya, membuat Persija Jakarta kepincut. Jelang Liga 1 2020, Macan Kemayoran membangun Dream Team di mana Osvaldo Haay sebagai salah satu pilarnya.
Sering Cedera di Persija

Osvaldo Haay gagal melanjutkan kiprah gemilangnya di Persija. Salah satu penyebabnya adalah cedera.
Osvaldo Haay sering keluar masuk ruang perawatan. Selama tiga musim di Persija (2020 liga sempat dihentikan), ia hanya bermain 39 kali dengan mengemas tiga gol.
Akibatnya, Osvaldo Haay tidak masuk rencana pelatih Thomas Doll untuk musim 2023/2024 ini. Saat ini, ia berstatus tanpa klub.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcos Aurelio Sorato Resmi Nakhodai Timnas Futsal Indonesia
Bola Indonesia 4 Agustus 2023, 21:32
LATEST UPDATE
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR