Bola.net - Padatnya jadwal yang harus dilakoni Arema Indonesia di penghujung kompetisi Indonesian Premier League musim ini dikeluhkan Dejan Antonic.
Pelatih asal Serbia ini juga membandingkan jadwal kompetisi dengan jadwal kompetisi di Eropa yang juga padat namun masih cukup masuk akal.
"Kami harus menjalani lima laga dalam 15 hari. Di Eropa tidak ada yang seperti ini. Tapi, di Indonesia, tak ada yang tak bisa," ujar Dejan dengan nada berseloroh.
Dejan sendiri harus memeras otak menghadapi jadwal padat yang menghadang anak asuhnya. Usai menaklukkan Persema di Derby Malang, Arema akan langsung terbang ke Medan untuk menantang PSMS Medan.
Dari Medan, Legimin Raharjo dan kawan-kawan langsung bertolak ke Bontang, menantang PKT Bontang. Dari sana, mereka kembali ke kandang untuk menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gajayana Malang. Setelah itu, mereka akan memungkasi musim ini dengan kembali menghadapi Bontang FC. Kali ini, pertandingan akan digelar di kandang Arema.
Bagaimana Dejan menanggapi jadwal padat ini? Sembari mengulum senyum, pelatih asal Serbia ini berucap, "Ini Robocop saja tidak akan bisa."
Namun demikian, meski berat, Dejan tetap mempersiapkan anak asuhnya untuk menjalani rangkaian jadwal padat tersebut. Salah satu langkah yang dia lakukan adalah tidak memainkan secara penuh pemain andalan Arema, Roman Chemelo, dalam derby Malang.
"Roman sempat terkena benturan dengan salah seorang pemain Persema. Karena kami sudah unggul tiga gol, dia saya tarik. Tenaganya dibutuhkan di pertandingan berikutnya," kata Dejan. (den/end)
Pelatih asal Serbia ini juga membandingkan jadwal kompetisi dengan jadwal kompetisi di Eropa yang juga padat namun masih cukup masuk akal.
"Kami harus menjalani lima laga dalam 15 hari. Di Eropa tidak ada yang seperti ini. Tapi, di Indonesia, tak ada yang tak bisa," ujar Dejan dengan nada berseloroh.
Dejan sendiri harus memeras otak menghadapi jadwal padat yang menghadang anak asuhnya. Usai menaklukkan Persema di Derby Malang, Arema akan langsung terbang ke Medan untuk menantang PSMS Medan.
Dari Medan, Legimin Raharjo dan kawan-kawan langsung bertolak ke Bontang, menantang PKT Bontang. Dari sana, mereka kembali ke kandang untuk menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gajayana Malang. Setelah itu, mereka akan memungkasi musim ini dengan kembali menghadapi Bontang FC. Kali ini, pertandingan akan digelar di kandang Arema.
Bagaimana Dejan menanggapi jadwal padat ini? Sembari mengulum senyum, pelatih asal Serbia ini berucap, "Ini Robocop saja tidak akan bisa."
Namun demikian, meski berat, Dejan tetap mempersiapkan anak asuhnya untuk menjalani rangkaian jadwal padat tersebut. Salah satu langkah yang dia lakukan adalah tidak memainkan secara penuh pemain andalan Arema, Roman Chemelo, dalam derby Malang.
"Roman sempat terkena benturan dengan salah seorang pemain Persema. Karena kami sudah unggul tiga gol, dia saya tarik. Tenaganya dibutuhkan di pertandingan berikutnya," kata Dejan. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema Sindir Padatnya Jadwal IPL
Bola Indonesia 5 Juli 2012, 18:02
-
Inilah Rahasia Arema Indonesia Berjaya di Derby Malang
Bola Indonesia 5 Juli 2012, 15:15
-
Derby Malang Digelar Malam Hari
Bola Indonesia 4 Juli 2012, 15:05
-
Arema Tak Terbebani Target Runner Up
Bola Indonesia 3 Juli 2012, 16:40
-
Motivasi Laskar Ken Arok Melangit Jelang Derby Malang
Bola Indonesia 3 Juli 2012, 16:10
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR