
- Kesempatan bermain dinilai bukan sebagai satu-satunya faktor yang membuat penyerang lokal kalah dengan sejawat mereka, barisan bomber asing. Analisa ini diungkapkan pegiat sepak bola Kota Malang, Haris Thofly.
Menurut Haris, perbedaan penyerang asing dan lokal yang paling utama adalah pada atribut fisik. Jarang, sambung Ketua Askot PSSI Kota Malang ini, penyerang lokal yang memiliki atribut fisik mumpuni.
"Postur tubuh misalnya. Rata-rata postur penyerang Indonesia tak ideal sebagai seorang penyerang," ujar Haris.
"Sebagai penyerang, mereka tak harus lari kencang. Ia juga harus piawai melindungi bola dan harus menang duel ketika ada umpan silang," sambungnya.
Haris menyebut bahwa saat ini Indonesia tak memiliki penyerang dengan postur ideal. Bahkan, penyerang legendaris Indonesia, Bambang Pamungkas, pun dinilainya tak memiliki postur ideal.
"Hanya ada Lerby Eliandry saja yang kita miliki. Lainnya, tidak ada yang ideal untuk ukuran seorang penyerang yang harus berduel di udara," tutur Haris.
Lerby Eliandri
Lebih lanjut, Haris menyebut, hal ini bisa diatasi dengan metode seperti yang diterapkan di Jepang. Pria yang juga dikenal sebagai pegiat pembinaan sepak bola usia muda tersebut menyebut di Jepang, pemilihan posisi dan pengembangannya dilakukan secara cermat sejak dini.
"Mulai sejak usia dini, para pemain sudah digali bakat dan minatnya," ucap Haris.
"Sudah ada penjurusan sejak kecil," imbuhnya.
Wacana Larangan Striker Asing

Sebelumnya, Chief Operating Officer PT Liga Indonesia Baru, Tigorshalom Boboy mengungkapkan wacana pelarangan bagi klub-klub untuk merekrut pemain asing yang berposisi sebagai penyerang. Pelarangan ini, menurut Tigor, tak lepas dari kesulitan Timnas Indonesia untuk mendapatkan penyerang-penyerang yang piawai mendulang gol.
Sementara itu, menanggapi hal ini, Haris memastikan bahwa kelangkaan penyerang lokal bukan semata karena maraknya penyerang asing. Menurutnya, keberadaan penyerang asing justru berdampak positif.
"Penyerang kita bisa belajar dari penyerang asing yang memiliki kemampuan di atas mereka," tandasnya.
(den/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyerang Lokal Kalah bersaing Dari Penyerang Asing, Ini Sebabnya
Bola Indonesia 16 Agustus 2018, 18:48
-
Tak Pernah Menang Dalam 6 Laga, Persis Solo Pecat Pelatih Jafri Sastra
Bola Indonesia 15 Agustus 2018, 07:02
-
Selama Liburan, PSIS Beri Program Khusus kepada Pemain
Bola Indonesia 15 Agustus 2018, 03:34
-
Mimpi Arif Satria Membela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 15 Agustus 2018, 02:49
-
Libur Kompetisi, Mitra Kukar Rencanakan TC di Jawa
Bola Indonesia 15 Agustus 2018, 02:13
LATEST UPDATE
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR