Bola.net - - Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan ketika menjamu PSIS Semarang pada pekan ketiga Shopee Liga 1 yang disiarkan Indosiar, Kamis (31/05). Green Force ditahan imbang tamunya dengan kedudukan akhir 1-1.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang hasil negatif tim Kota Pahlawan pada tiga pekan pertama Shopee Liga 1. Sebelumnya, Persebaya kalah dari Bali United dan ditahan imbang Kalteng Putra.
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menyadari bahwa hasil tersebut pasti membuat kecewa semua pihak, terutama suporter yang memenuhi stadion. Sehingga Djanur -sapaan karibnya- langsung meminta maaf.
"Kami mohon maaf pada selururuh pecinta Persebaya, Bonek-Bonita, karena ini pasti sangat mengecewakan," ungkap Djanur usai pertandingan.
Djanur juga mengakui bahwa hasil tersebut sangat merugikan bagi Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah. Apalagi, secara permainan, Persebaya sebenarnya cukup menguasai dibanding Laskar Mahesa Jenar.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Siap Bertanggung Jawab
Namun, sebagai pelatih kepala, Djanur siap bertanggung jawab atas hasil buruk yang menimpa Persebaya. Dia siap menerima apapun konsekuensinya dan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen.
"Saya serahkan sepenuhnya tanggung jawab pada manajemen dan Bonek-bonita, ini baru tiga pertandingan, tapi tetap saya bertanggung jawab atas hasil ini," tegasnya.
Kendati demikian, Djanur berjanji akan berupaya memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pemainnya. Sehingga pada laga-laga berikutnya masalah tersebut tidak kembali terulang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih PSIS Bicara Pentingnya Penggunaan VAR
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 08:29
-
Jafri Sastra Ungkap Peran Penting HNY Bagi PSIS Semarang
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 08:27
-
Usai Bantu PSIS, Arthur Bonai Siap Bersaing di Timnas
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 08:23
-
Debut Shohei Matsunaga Menuai Pujian
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 06:44
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR