Bola.net - Prestasi bukan hanya satu-satunya motivasi yang diusung Persela Lamongan pada turnamen Piala Presiden 2015. Namun secara realistis, Laskar Joko Tingkir juga ingin menambah pundi-pundi Rupiah mereka dengan cara mengikuti event bikinan Mahaka Sports ini.
Hadiah ratusan juta Rupiah yang disediakan oleh pihak promotor, membuat Persela sangat mantap untuk berpartisipasi pada turnamen ini. Apalagi selain hadiah yang besar, pihak Mahaka Sports juga menyediakan dana akomodasi yang nilainya Rp 100 juta.
"Saya realistis saja. Persela dengan komposisi pemain lokal semua lebih cocok bermain untuk meraup pundi-pundi rupiah. Makanya, saya menanamkan ke pemain kalau ingin dapat uang banyak, semuanya harus kerja keras," tegas caretaker Persela, Didik Ludiyanto.
Didik tak malu untuk mengakui bahwa besarnya hadiah yang ditawarkan promotor, membuat motivasi timnya berlipat. "Prinsipnya, kami meninggalkan keluarga, jadi realistis saja, terlepas sepakbola sebagai hiburan, kami juga cari uang," sambung Didik.
"Anak-anak terus saya wanti-wanti agar bermain untuk menang, karena kalau kalah tidak lolos. Berarti tidak ada pemasukan untuk tim. Karena itu, semua pemain harus kerja keras dan sungguh-sungguh di setiap laga," tutup pelatih berlisensi B AFC ini.
Berikut jadwal Persela di Grup B Piala Presiden 2015 selengkapnya:
1 September 2015: Arema Cronus vs Persela (19.00 WIB)
5 September 2015: Persela vs PSGC (15.00 WIB)
9 September 2015: Sriwijaya FC vs Persela (15.00 WIB). [initial]
(faw/pra)
Hadiah ratusan juta Rupiah yang disediakan oleh pihak promotor, membuat Persela sangat mantap untuk berpartisipasi pada turnamen ini. Apalagi selain hadiah yang besar, pihak Mahaka Sports juga menyediakan dana akomodasi yang nilainya Rp 100 juta.
"Saya realistis saja. Persela dengan komposisi pemain lokal semua lebih cocok bermain untuk meraup pundi-pundi rupiah. Makanya, saya menanamkan ke pemain kalau ingin dapat uang banyak, semuanya harus kerja keras," tegas caretaker Persela, Didik Ludiyanto.
Didik tak malu untuk mengakui bahwa besarnya hadiah yang ditawarkan promotor, membuat motivasi timnya berlipat. "Prinsipnya, kami meninggalkan keluarga, jadi realistis saja, terlepas sepakbola sebagai hiburan, kami juga cari uang," sambung Didik.
"Anak-anak terus saya wanti-wanti agar bermain untuk menang, karena kalau kalah tidak lolos. Berarti tidak ada pemasukan untuk tim. Karena itu, semua pemain harus kerja keras dan sungguh-sungguh di setiap laga," tutup pelatih berlisensi B AFC ini.
Berikut jadwal Persela di Grup B Piala Presiden 2015 selengkapnya:
1 September 2015: Arema Cronus vs Persela (19.00 WIB)
5 September 2015: Persela vs PSGC (15.00 WIB)
9 September 2015: Sriwijaya FC vs Persela (15.00 WIB). [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Ikut Piala Presiden Demi Uang
Bola Indonesia 15 Agustus 2015, 19:09
-
Jadi Tuan Rumah Grup B, Arema Cronus Mengaku Tak Diuntungkan
Bola Indonesia 14 Agustus 2015, 22:08
-
Persela Sebut Dirinya Kuda Hitam
Bola Indonesia 13 Agustus 2015, 20:27
-
Persela Harap Tuah 'Rumah Kedua'
Bola Indonesia 13 Agustus 2015, 18:48
-
Meski Pesimis, Persela Coba Pasang Target Semifinal
Bola Indonesia 9 Agustus 2015, 09:27
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR