Bola.net - - Untuk kesekian kalinya klub peserta Indonesia Soccer Championship (ISC) memprotes kepemimpinan wasit. Kali ini giliran Persela Lamongan yang melakukannya. Persela mengeluhkan kualitas kepemimpinan Nusur Fadilah di laga lawan Persiba Balikpapan, Rabu petang.
Menurut pelatih Persela, Aji Santoso, ada sejumlah keputusan wasit yang merugikan timnya. Persela yang sempat dua kali unggul, akhirnya hanya bermain imbang 3-3 dengan Persiba. "Sangat disayangkan kami tidak bisa meraih tiga poin. Tapi yang lebih saya sayangkan itu kepemimpinan wasit. Saya sangat kecewa," ungkap Aji dalam laman resmi klub.
"Di babak pertama, seribu persen seharusnya kami dapat penalti. Pelatihnya (Persiba, red) sendiri mengakui itu seharusnya penalti. Bola tidak pergi kemana-mana tapi pemain saya dihajar di kotak penalti," sambung mantan pelatih Timnas U-23 ini.
Pertandingan ini berlangsung keras. Enam kartu kuning dan dua kartu merah keluar dari saku wasit. Dua pemain yang terpaksa diusir oleh sang pengadil adalah Dirkir Kohn Glay (Persiba) dan Ivan Carlos (Persela). Aji menganggap Ivan tak layak mendapat kartu merah.
"Pemain saya dipukul kenapa dikasih kartu merah. Padahal tidak melakukan apa-apa. Kejadian itu di depan saya," sesal Aji. (faw/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Kritik Pedas Wasit Nusur Fadilah
Bola Indonesia 30 November 2016, 23:31
-
Hujan Kartu, Persela Tahan Persiba 3-3
Bola Indonesia 30 November 2016, 18:37
-
Persela Optimistis Curi Poin di Balikpapan
Bola Indonesia 30 November 2016, 11:03
-
PSSI dan Klub Indonesia Ikut Berduka untuk Chapecoense
Amerika Latin 30 November 2016, 09:04
-
Persela Menang Tipis Atas Persib
Bola Indonesia 26 November 2016, 21:29
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR