Bola.net - Banyaknya dampak buruk akibat adanya surat keputusan (SK) yang diterbitkan Kementerian Pemuda dan Olahrara (Kemenpora), tidak hanya dirasakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Bahkan Sekretaris klub Persipura Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan jika pihaknya merupakan korban nyata dan mengalami kerugian sangat besar.
Di antaranya, menurut Rocky, yakni peristiwa gagalnya Tim Mutiara Hitam menjamu Pahang FA di babak 16 besar Piala AFC 2015. Dikatakannya, pihak imigrasi tidak memberikan izin masuk kepada pemain asing milik Pahang FA.
Hal tersebut, lantaran merujuk pada SK pembekuan tersebut. Selain itu, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) diminta bertanggung jawab atas tercorengnya nama Indonesia di mata dunia akibat peristiwa Pahang FA.
Sebab saat itu, BOPI terlambat dalam memberikan rekomendasi pemain asing dan tim asing yang akan bertanding di Indonesia. Akibatnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan terancam didiskualifikasi dari babak knock out Piala AFC.
"Kami anggap BOPI adalah sumber masalah," pungkas Rocky. (esa/dzi)
Bahkan Sekretaris klub Persipura Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan jika pihaknya merupakan korban nyata dan mengalami kerugian sangat besar.
Di antaranya, menurut Rocky, yakni peristiwa gagalnya Tim Mutiara Hitam menjamu Pahang FA di babak 16 besar Piala AFC 2015. Dikatakannya, pihak imigrasi tidak memberikan izin masuk kepada pemain asing milik Pahang FA.
Hal tersebut, lantaran merujuk pada SK pembekuan tersebut. Selain itu, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) diminta bertanggung jawab atas tercorengnya nama Indonesia di mata dunia akibat peristiwa Pahang FA.
Sebab saat itu, BOPI terlambat dalam memberikan rekomendasi pemain asing dan tim asing yang akan bertanding di Indonesia. Akibatnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan terancam didiskualifikasi dari babak knock out Piala AFC.
"Kami anggap BOPI adalah sumber masalah," pungkas Rocky. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persipura: BOPI Sumber Masalah
Bola Indonesia 26 Mei 2015, 22:43
-
PSSI Sebut SK Kemenpora Berdampak Buruk Bagi Sepakbola Indonesia
Bola Indonesia 26 Mei 2015, 22:36
-
Gresik United: Kami Hanya Ingin Berkompetisi
Bola Indonesia 26 Mei 2015, 22:24
-
Komisi X DPR RI Desak Semua Pihak Laksanakan Putusan Sela PTUN
Bola Indonesia 26 Mei 2015, 21:41
-
Selesaikan Masalah PSSI, FX Rudy Desak Menpora Temui FIFA
Bola Indonesia 26 Mei 2015, 18:43
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
-
Mampukah Arsenal Pertahankan Gelar Premier League?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:00
-
Yan Diomande Ceritakan Momen Jose Mourinho Bangun Pukul 5 Pagi Demi Dirinya
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:59
-
4 Pertanyaan Besar untuk Barcelona Jelang Musim 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:23
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
-
Michael Carrick Ungkap Kondisi Marcus Rashford: Siap Tampil untuk MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:46
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR