Bola.net - - Keputusan menggelar playoff khusus antara Persewangi Banyuwangi dan PSBK Blitar murni dari PSSI. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator hanya mengikuti keputusan dari federasi.
Sesuai regulasi awal, PSBK adalah tim yang seharusnya lolos ke playoff Liga 2 Grup H. Pasalnya, mereka mempunyai head to head yang sama dengan Persewangi namun unggul dalam produktivitas gol.
Pada pertemuan pertama, PSBK menang dengan skor 2-0 di Blitar. Pada pertemuan kedua di Banyuwangi, giliran Persewangi yang menang dengan skor 2-1. Akan tetapi, kemudian muncul perbedaan persepsi terkait kelolosan dua tim tersebut.
PSBK lantas tak terima dan mengajukan surat banding kepada PSSI. Pada akhirnya, banding tersebut diterima dan kemudian muncul play-off khusus yang membuat gaduh.
"Kewenangan murni ada di federasi. Kami harus hormati itu keputusan PSSI dan posisi liga menjalankan ini semuanya. Kami juga berharap dengan ini menjadi sebuah pelajaran ke semuanya bahwa pemahaman regulasi harus dipegang baik-baik," ujar Kepala Operasional PT LIB, Tigor Shalomboboy di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu .
"Ini awalnya permasalahan head to head yang hitung prosesnya berbeda dan melebar ke mana-mana. Kami juga berharap ini bisa menjadi terakhir dan di tahun berikutnya tidak terjadi lagi. Tapi bicara lagi, ini semua ada kewenangan di federasi," sambungnya.
Playoff khusus tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 10 Oktober 2017. Sayangnya, laga tersebut diwarnai banyak adegan kekerasan baik pada sesama pemain maupun wasit. Pertandingan pun dihentikan pada menit ke-88. di mana saat itu PSBK dalam posisi unggul, 1-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ricuh di Play-Off Khusus, PSBK Juga Borpotensi Kena Sanksi
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 05:50
-
PT LIB: Harusnya Persewangi yang Lolos
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 03:44
-
Polemik Play-Off Khusus Liga 2, LIB Ikuti Aturan Main PSSI
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 02:45 -
Penjelasan PSSI Terkait Gaji Pemain Timnas
Bola Indonesia 11 Oktober 2017, 14:03
-
Ketum PSSI Pastikan Kontrak Indra Sjafri Diperpanjang
Tim Nasional 11 Oktober 2017, 02:14
LATEST UPDATE
-
Juventus Tersungkur 5-2 dari Galatasaray, Spalletti Sebut Timnya Mundur Tiga Langkah
Liga Champions 18 Februari 2026, 04:17
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR