
Rudi menilai, wasit tidak fair dalam memberikan keputusan di lapangan. Bahkan terkesan berat ke tim tamu Persiram.
"Yang paling bikin kecewa adalah wasit. Keputusan-keputusannya di lapangan membuat pemain di lapangan tidak bisa fokus sehingga sering emosi," kata Rudi.
"Kalau jujur, dari pemantauan saya, kita (PSM) harusnya dapat tiga penalti dan mereka dua," kata mantan pelatih Persebaya ini.
Wasit Iwan memberikan satu penalti kepada PSM di penghujung babak pertama dan berhasil berbuah gol oleh Ponaryo Astaman. Selain itu, Persiram juga menerima dua hadiah penalti. Pertama di awal babak kedua namun tendangan Osas Saha bisa ditepis Markus Horison dan penalti kedua di penghujung babak kedua karena Ponaryo handsball, Mbida Messi akhirnya bisa menaklukan Markus.
"PSM harusnya dapat dua penalti di babak kedua. Ardan dan Abanda juga dijatuhkan di kotak penalti tapi wasit sepertinya tidak melihatnya," tutur Rudi.
"Saya tidak mau mengevaluasi wasit, biar Tuhan yang membalasnya. Tapi, jika wasit seperti ini masih ada, tidak jujur di lapangan, kita akan main cara Makassar," ungkap Rudi.
Rudi menilai permainan Persiram sangat kasar, bahkan menjulukinya sebagai permainan sepakbola bar-bar. Itu terlihat dengan banyaknya pemain PSM yang cedera, jalan terpincang, keluar dari lapangan. Bahkan, Michael harus ditandu keluar lapangan, Syamsul yang biasanya kuat, menyerah juga dan akhirnya diganti.
"Semoga tidak ada lagi permainan seperti ini. Itu sepakbola bar-bar," kata Rudi. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiram Puas Curi Poin dari PSM
Bola Indonesia 23 Februari 2014, 23:46 -
PSM Kecewa Kinerja Wasit Iwan Sukoco
Bola Indonesia 23 Februari 2014, 23:31
-
Pelatih PSM Kecewa Hanya Raih Satu Poin
Bola Indonesia 23 Februari 2014, 23:26
-
Review ISL: PSM Berbagi Angka Dengan Persiram
Bola Indonesia 23 Februari 2014, 21:49
-
Coach RD: Persebaya Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2014, 22:14
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR