
Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengaku prihatin dengan batalnya laga perdana Pra PON zona Kalimantan yakni tim Kalimantan Utara (Kaltara) melawan Kalimantan Barat (Kalbar) di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (4/10) sore. Hal itu terjadi akibat Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menarik izin pertandingan karena adanya arahan dari Tim Transisi.
Dalam ajang kualifikasi PON XIX zona Kalimantan, ada empat tim yang bakal bersaing. Masing-masing yakni, tuan rumah Kalsel, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.
Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Budi Setiawan, menyatakan bahwa Tim Transisi terus saja mempersulit penyelenggaraan Pra PON. Apalagi Pra PON adalah eventnya KONI yang notabene bagian dari pemerintah.
"Pra PON ini secara struktural bukan even PSSI tapi even dari KONI. Tapi, sesuai dengan amanah dari KONI, secara teknis Pra PON itu pelaksanaannya diserahkan ke PB dalam hal ini PSSI," katanya.
"Jika ingin menghalang-halangi karena ada permasalahan dengan PSSI, sama mereka akan berhadapan dengan aset sepak bola di daerah. Mereka akan berhadapan dengan Pemda, dan masyarakat setempat. Lihat sekarang, main sepak bola dihalangi sedemikian rupa. Biarkan masyarakat yang menilai," tuturnya.
"Ini hukum tata negara kita, yakni pemerintahan di daerah bisa diatur dengan secarik kertas dari Tim Transisi. Saat ini, sudah ada hak otonomi daerah. Tim Transisi juga bisa dinyatakan penyebab pemborosan anggaran, karena tim-tim Pra PON itu sudah melakukan TC yang tentunya memakai dana dari uang negara. Selain itu, KONI juga bagian dari pemerintah, masa sesama pemerintah saling sikut," pungkas Budi. [initial]
(esa/hsw)
Dalam ajang kualifikasi PON XIX zona Kalimantan, ada empat tim yang bakal bersaing. Masing-masing yakni, tuan rumah Kalsel, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.
Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Budi Setiawan, menyatakan bahwa Tim Transisi terus saja mempersulit penyelenggaraan Pra PON. Apalagi Pra PON adalah eventnya KONI yang notabene bagian dari pemerintah.
"Pra PON ini secara struktural bukan even PSSI tapi even dari KONI. Tapi, sesuai dengan amanah dari KONI, secara teknis Pra PON itu pelaksanaannya diserahkan ke PB dalam hal ini PSSI," katanya.
"Jika ingin menghalang-halangi karena ada permasalahan dengan PSSI, sama mereka akan berhadapan dengan aset sepak bola di daerah. Mereka akan berhadapan dengan Pemda, dan masyarakat setempat. Lihat sekarang, main sepak bola dihalangi sedemikian rupa. Biarkan masyarakat yang menilai," tuturnya.
"Ini hukum tata negara kita, yakni pemerintahan di daerah bisa diatur dengan secarik kertas dari Tim Transisi. Saat ini, sudah ada hak otonomi daerah. Tim Transisi juga bisa dinyatakan penyebab pemborosan anggaran, karena tim-tim Pra PON itu sudah melakukan TC yang tentunya memakai dana dari uang negara. Selain itu, KONI juga bagian dari pemerintah, masa sesama pemerintah saling sikut," pungkas Budi. [initial]
Baca Juga:
- Asprov Kalsel Tegaskan Hanya Tunduk Kepada PSSI dan KONI
- Polisi Batalkan Laga Pra PON Zona Kalimantan Karena Surat Tim Transisi
- Eks Timnas Desak Tim Transisi Tak Halangi Gelaran Pra-PON
- Usut WO Bonek FC, Tim Transisi Ingin Semifinal Piala Presiden Tetap Jalan
- Ini Alasan Bonek FC Mogok Menurut Anggota Tim Transisi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI: Tim Transisi Akibatkan Sesama Pemerintah Saling Sikut
Bola Indonesia 4 Oktober 2015, 19:23
-
Asprov Kalsel Tegaskan Hanya Tunduk Kepada PSSI dan KONI
Bola Indonesia 4 Oktober 2015, 18:42
-
PSSI Nilai Infrastruktur Jateng Lebih Baik Dari DKI
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 20:21
-
Gede Ingin Masalah WO Bonek FC Jadi Bahan Introspeksi
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 06:06
-
Datangi PSSI, Bonek FC Curhat Soal WO di Piala Presiden
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 05:35
LATEST UPDATE
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR