Bola.net - - Bek muda Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto kembali lolos seleksi tim nasional Indonesia U-19 bersama 31 pemain lain. Anak kandung Bejo Sugiantoro tersebut berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Pelatih Persebaya Surabaya, Iwan Setiawan mengaku bangga salah satu anak asuhnya mampu memikat hati pelatih timnas. Menurutnya itu adalah buah dari pembinaan yang terus dilakukan klub Kota Pahlawan.
"Tentu kita bangga, Rian bisa masuk ke tim nasional. Jadi itu adalah gambaran daripada pembinaan yang ada di Persebaya," ungkap Iwan, Rabu (12/4).
Dijelaskan Iwan, adanya pemain yang terjaring sebagai pemain timnas menjadi salah satu parameter bahwa pembinaan di Persebaya berjalan dengan baik. Sehingga besar harapan Rian bisa bertahan di timnas.
"Mudah-mudahan ke depannya bisa berjalan lebih baik lagi sehingga akan banyak melahirkan pemain nasional yang lahir dari pembinaan di Persebaya," imbuh pelatih asal Medan itu.
Meski demikian ia harus menanggung resiko kehilangan pemain berusia 17 tahun tersebut dalam beberapa pertandingan, sebab Rian harus sibuk dengan aktivitas bersama dengan timnas Indonesia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Surabaya Krisis Bek Tengah
Bola Indonesia 12 April 2017, 19:04
-
Rachmat Irianto, Bukti Berjalannya Pembinaan di Persebaya
Bola Indonesia 12 April 2017, 15:01
-
Laga Perdana Jadi Ujian Berat Bagi Persebaya
Bola Indonesia 12 April 2017, 11:22
-
Persebaya Anggap Harga Single Tiket Masih Wajar
Bola Indonesia 11 April 2017, 13:41
-
Persebaya Siapkan Striker Alternatif Pengganti Rizhadi Fauzi
Bola Indonesia 11 April 2017, 11:11
LATEST UPDATE
-
Jadi Kapten Chelsea untuk Pertama Kalinya, Begini Reaksi Cole Palmer
Liga Inggris 6 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR