Bola.net - - Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengungkap alasan di balik kekalahan anak asuhnya pada kontra PSIS Semarang, Selasa . Aji mengaku para pemainnya tak bermain seperti biasa karena terlalu percaya diri.
Alih-alih menjaga peluang lolos ke Perempat Final Piala Presiden 2018, Persela justru harus menelan kekalahan kala menghadapi PSIS. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan ini, Persela kalah sengam skor 0-1.
"Seharusnya, kami bisa bermain lebih baik dan mengalahkan PSIS. Namun, sepertinya kami terlalu percaya diri dan itu membuat permainan kami berbeda dari biasanya," ujar Aji usai pertandingan.
Aji menduga para pemainnya mengalami beban mental pada laga kontra PSIS. Pasalnya, dalam pertandingan ini mereka harus menang dengan selisih tiga gol. Itu pun tak cukup. Langkah mereka masih tergantung hasil pertandingan antara Arema FC dan Bhayangkara FC.
"Bisa jadi hal ini membuat para pemain tak bisa bermain lepas dan menunjukkan permainan terbaik," tuturnya.
Penilaian Aji rupanya juga diamini oleh Agung Pribadi. Gelandang bertahan Persela ini mengaku sempat terlalu percaya diri dan tidak tampil seperti biasanya. "Hal inilah yang membuat kami tidak bisa bermain seperti biasanya,” kata Agung.
Dengan kekalahan ini, selain kehilangan peluang lolos ke perempat final, Persela harus rela posisinya dikudeta PSIS. Laskar Joko Tingkir ini harus menjadi juru kunci klasemen Grup E. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rasa Percaya Diri Berlebih Jadi Sebab Kekalahan Persela
Bola Indonesia 30 Januari 2018, 18:16
-
PSIS Kandaskan Asa Persela Lolos dari Grup E
Bola Indonesia 30 Januari 2018, 17:39
-
Pemain Belanda Ini Beber Praktik Korupsi di Sepakbola Indonesia
Bola Indonesia 30 Januari 2018, 15:09
-
Live Streaming Piala Presiden 2018: PSIS Semarang vs Persela Lamongan
Bola Indonesia 29 Januari 2018, 14:46
-
Hadapi PSIS, Persela Isyaratkan Rotasi Pemain Asing
Bola Indonesia 29 Januari 2018, 13:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR