
Bola.net - Arema Cronus memastikan diri lolos ke partai puncak Piala Gubernur Jawa Timur 2013. Di Semifinal, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (22/12), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan menaklukkan Persegres Gresik dengan skor 4-2.
Tampil di hadapan pendukungnya, Arema Cronus langsung menggebrak begitu laga dimulai. Laga belum genap berjalan dua menit ketika kerjasama Beto Goncalves dan Cristian Gonzales merepotkan barisan belakang Persegres.
Sementara, mengandalkan serangan balik, Laskar Joko Samudro coba keluar dari tekanan. Namun peluang Reza Mustofa di menit 2 masih bisa dipatahkan Kiper Arema, Ahmad Kurniawan.
Tiga menit berselang, giliran Jimmy Suparno yang menguji kesigapan AK, sapaan karib Ahmad Kurniawan. Lagi-lagi AK berhasil menepis bola yang mengarah ke gawangnya.
Beberapa kali terancam serangan balik Persegres, Arema tak mengendorkan serangan. Menit ke-9 gelombang serbuan mereka nyaris berbuah gol. Namun Sukasto Effendi masih bisa meninju bola sepakan I Gede Sukadana.
Menit 13, Arema akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Sundulan Cristian Gonzales di mulut gawang Persegres, memanfaatkan umpan silang Beto, tak bisa diantisipasi Sukasto Effendi.
Empat menit berjalan, giliran Gustavo Lopes membahayakan gawang Persegres. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Sukasto. Beto membuang peluang emas untuk menggandakan keunggulan Arema di menit 22. Sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persegres.
Lima menit kemudian giliran usaha Samsul Arif yang harus kandas. Sepakan first time-nya, menerima umpan Alfarizi, masih ditepis Sukasto Effendi.
Asyik menyerang, gawang Arema harus bobol melalui serangan balik cepat Persegres. Aksi Reza Mustofa menit ke-32 gagal dihadang barisan belakang dan penjaga gawang Arema.
Kebobolan, Arema berupaya bangkit. Serangan demi serangan mereka gencarkan ke pertahanan Persegres. Upaya ini akhirnya berhasil menit 39. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persegres, Cristian Gonzales sukses menceploskan bola ke gawang Persegres.
Kembali unggul satu gol tak membuat penggawa Arema puas. Mereka terus berupaya menggempur pertahanan Persegres. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Di babak kedua, Arema melanjutkan serbuan mereka. Hal ini berbuah manis ketika laga belum genap berjalan dua menit. Sundulan Alfarizi, memanfaatkan umpan Ahmad Bustomi sukses merobek jala Sukasto Effendi.
Lima menit berselang, Persegres memiliki peluang memperkecil ketinggalan. Sayang, sepakan Kacung Choirul Munif masih meleset dari sasaran.
Kacung akhirnya membayar tuntas kesalahannya tersebut. Umpannya di menit 62, sukses dimanfaatkan Jimmy Suparno untuk mengoyak gawang AK.
Usai kebobolan, Arema berupaya mengamankan kemenangan mereka. Demi menambah pundi-pundi gol Arema, Suharno memasukkan Irsyad Maulana di menit 65. Pemain yang dijuluki Neymar Arema ini menggantikan Beto Goncalves, yang sudah kehabisan nafas. Selain mengganti Beto, Suharno juga menarik AK. Posisinya di bawah mistar gawang Arema diganti Made Wardana.
Menit 83, Arema mendapat hadiah penalti dari wasit. Penalti ini buah dilanggarnya Bustomi oleh barisan belakang Persegres. Gustavo Lopes yang ditunjuk sebagai eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya tak bisa diantisipasi Sukasto Effendi dan mengubah kedudukan menjadi 4-2.
Sepanjang sisa laga, kedua tim terlibat jual beli serangan. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah.
Di partai puncak, Arema Cronus dipastikan bakal menghadapi Persebaya Surabaya. Di laga yang berlangsung di Surabaya, gol semata wayang Pacho Kenmogne membawa Persebaya membekuk Persela Lamongan dan memastikan anak asuh Tony Ho itu melaju ke partai final. [initial]
(den/hsw)
Tampil di hadapan pendukungnya, Arema Cronus langsung menggebrak begitu laga dimulai. Laga belum genap berjalan dua menit ketika kerjasama Beto Goncalves dan Cristian Gonzales merepotkan barisan belakang Persegres.
Sementara, mengandalkan serangan balik, Laskar Joko Samudro coba keluar dari tekanan. Namun peluang Reza Mustofa di menit 2 masih bisa dipatahkan Kiper Arema, Ahmad Kurniawan.
Tiga menit berselang, giliran Jimmy Suparno yang menguji kesigapan AK, sapaan karib Ahmad Kurniawan. Lagi-lagi AK berhasil menepis bola yang mengarah ke gawangnya.
Beberapa kali terancam serangan balik Persegres, Arema tak mengendorkan serangan. Menit ke-9 gelombang serbuan mereka nyaris berbuah gol. Namun Sukasto Effendi masih bisa meninju bola sepakan I Gede Sukadana.
Menit 13, Arema akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Sundulan Cristian Gonzales di mulut gawang Persegres, memanfaatkan umpan silang Beto, tak bisa diantisipasi Sukasto Effendi.
Empat menit berjalan, giliran Gustavo Lopes membahayakan gawang Persegres. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Sukasto. Beto membuang peluang emas untuk menggandakan keunggulan Arema di menit 22. Sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persegres.
Lima menit kemudian giliran usaha Samsul Arif yang harus kandas. Sepakan first time-nya, menerima umpan Alfarizi, masih ditepis Sukasto Effendi.
Asyik menyerang, gawang Arema harus bobol melalui serangan balik cepat Persegres. Aksi Reza Mustofa menit ke-32 gagal dihadang barisan belakang dan penjaga gawang Arema.
Kebobolan, Arema berupaya bangkit. Serangan demi serangan mereka gencarkan ke pertahanan Persegres. Upaya ini akhirnya berhasil menit 39. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persegres, Cristian Gonzales sukses menceploskan bola ke gawang Persegres.
Kembali unggul satu gol tak membuat penggawa Arema puas. Mereka terus berupaya menggempur pertahanan Persegres. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Di babak kedua, Arema melanjutkan serbuan mereka. Hal ini berbuah manis ketika laga belum genap berjalan dua menit. Sundulan Alfarizi, memanfaatkan umpan Ahmad Bustomi sukses merobek jala Sukasto Effendi.
Lima menit berselang, Persegres memiliki peluang memperkecil ketinggalan. Sayang, sepakan Kacung Choirul Munif masih meleset dari sasaran.
Kacung akhirnya membayar tuntas kesalahannya tersebut. Umpannya di menit 62, sukses dimanfaatkan Jimmy Suparno untuk mengoyak gawang AK.
Usai kebobolan, Arema berupaya mengamankan kemenangan mereka. Demi menambah pundi-pundi gol Arema, Suharno memasukkan Irsyad Maulana di menit 65. Pemain yang dijuluki Neymar Arema ini menggantikan Beto Goncalves, yang sudah kehabisan nafas. Selain mengganti Beto, Suharno juga menarik AK. Posisinya di bawah mistar gawang Arema diganti Made Wardana.
Menit 83, Arema mendapat hadiah penalti dari wasit. Penalti ini buah dilanggarnya Bustomi oleh barisan belakang Persegres. Gustavo Lopes yang ditunjuk sebagai eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya tak bisa diantisipasi Sukasto Effendi dan mengubah kedudukan menjadi 4-2.
Sepanjang sisa laga, kedua tim terlibat jual beli serangan. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah.
Di partai puncak, Arema Cronus dipastikan bakal menghadapi Persebaya Surabaya. Di laga yang berlangsung di Surabaya, gol semata wayang Pacho Kenmogne membawa Persebaya membekuk Persela Lamongan dan memastikan anak asuh Tony Ho itu melaju ke partai final. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Bekuk Persegres, Arema Cronus ke Final Piala Gubernur
Bola Indonesia 22 Desember 2013, 17:56
-
Review: Bekuk Persik, Arema ke Semifinal Piala Gubernur
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 16:56
-
Gabung Arema, Samsul Arif Minta Klub Lain Legawa
Bola Indonesia 29 November 2013, 11:13
-
Samsul ke Arema, Persebaya Galau
Bola Indonesia 28 November 2013, 06:28
-
Semen Padang Nilai Samsul Arif Tidak Beretika
Bola Indonesia 27 November 2013, 15:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR