Bola.net - Arema Cronus melanjutkan tren kemenangan mereka di ajang Indonesia Super League 2014. Menjamu Persik Kediri di laga kedua mereka, Kamis (06/01), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan menggelontor gawang lawan lima gol tak berbalas.
Tampil di kandang Arema tak membuat Persik Kediri keder. Macan Putih -julukan Persik- berinisiatif menyerang begitu laga dimulai. Melalui Jean Boumsong, Persik coba membongkar pertahanan tuan rumah. Namun, kondisi lapangan, yang tergenang air, membuat serbuan Persik belum membahayakan pertahanan Arema.
Menit ke-6, Boumsong sempat membobol gawang Arema. Namun, gol mantan pemain Persebaya DU ini dianulir. Asisten wasit menganggap Boumsong terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, giliran Arema membahayakan gawang Persik. Namun, Usman Pribadi masih bisa menepis sepakan keras Gustavo Lopez.
Alberto Goncalves mendapat giliran menjajal ketangguhan Usman. Sepakan kerasnya di menit 12 memaksa Kiper Persik tersebut bekerja keras demi menghalau bola.
Tak ingin kebobolan, Persik mengubah gaya permainan. Nyaris seluruh pemain Persik menumpuk di lini pertahanan. Mereka hanya menyisakan Boumsong di lapangan tengah.
Perubahan taktik Persik membuat Arema mendominasi permainan. Namun, serbuan demi serbuan Samsul Arif dan kawan-kawan belum bisa menembus rapatnya tembok pertahanan yang dibangun Harianto cs.
Setengah jam laga berlangsung, serbuan Arema akhirnya berbuah gol. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persik, Thierry Gathuessi membobol gawang Usman Pribadi.
Kebobolan, Persik coba membalas. Namun, kerjasama Boumsong dan Rendi Irwan kurang rapi. Walhasil, pemain belakang Arema bisa menghalau bola keluar area berbahaya.
Arema sendiri terus memperagakan permainan menyerang. Berulang kali serbuan mereka membuat lini belakang Macan Putih pontang-panting. Namun, lemahnya penyelesaian akhir Cristian Gonzales dan kawan-kawan membuat tak ada tambahan gol tercipta.
Menit 38, Arema menggandakan keunggulan. Beto Goncalves, memanfaatkan kerjasama apiknya dengan Gonzales, melepas tendangan melengkung yang tak bisa diantisipasi Usman Pribadi.
Di babak kedua, Arema kembali menunjukkan permainan ofensif. Melalui kedua sayap mereka, anak-anak asuh Suharno ini coba membongkar pertahanan Persik.
Upaya ini membuahkan hasil di kala babak kedua berjalan empat menit. Tendangan bebas Gustavo Lopez mengarah tepat ke pojok kanan gawang Persik. Upaya Usman Pribadi menghalau bola tak membuahkan hasil. Bola meluncur deras dan menambah keunggulan Arema.
Mampu menambah keunggulan, Arema tak mengendorkan serangan. Beberapa kali serbuan Arema, yang dikomando Samsul Arif, membahayakan pertahanan Persik.
Menit 56, Arema akhirnya berhasil menambah keunggulan mereka. Usman Pribadi gagal mengantisipasi umpan lambung Ahmad Bustomi. Bola akhirnya disundul Cristian Gonzales ke gawang yang sudah kosong melompong.
Cristian Gonzales mencetak gol keduanya di laga ini pada menit 67. El-Loco, memungkasi kerjasama apik antara Beto Goncalves dan Gustavo Lopez dengan sebuah sepakan akurat ke gawang Persik, yang kali ini dijaga Tedy Heri.
Unggul lima gol tanpa balas, Arema terus membombardir pertahanan Persik. Kali ini, aktor serangan Arema adalah Sunarto dan Irsyad Maulana, dua pemain yang dimasukkan mengganti Samsul Arif dan Beto Goncalves.
Menit 79, kerjasama Sunarto dan Irsyad nyaris menambah keunggulan Arema. Namun, sundulan Sunarto masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke pelukan Tedy Heri.
Menghadapi serangan gencar Arema, penggawa Persik tak bisa mengembangkan permainan. Serangan balik mereka kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti tuan rumah.
Sepanjang sisa laga, Arema terus menekan pertahanan Persik. Namun, hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/dzi)
Tampil di kandang Arema tak membuat Persik Kediri keder. Macan Putih -julukan Persik- berinisiatif menyerang begitu laga dimulai. Melalui Jean Boumsong, Persik coba membongkar pertahanan tuan rumah. Namun, kondisi lapangan, yang tergenang air, membuat serbuan Persik belum membahayakan pertahanan Arema.
Menit ke-6, Boumsong sempat membobol gawang Arema. Namun, gol mantan pemain Persebaya DU ini dianulir. Asisten wasit menganggap Boumsong terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, giliran Arema membahayakan gawang Persik. Namun, Usman Pribadi masih bisa menepis sepakan keras Gustavo Lopez.
Alberto Goncalves mendapat giliran menjajal ketangguhan Usman. Sepakan kerasnya di menit 12 memaksa Kiper Persik tersebut bekerja keras demi menghalau bola.
Tak ingin kebobolan, Persik mengubah gaya permainan. Nyaris seluruh pemain Persik menumpuk di lini pertahanan. Mereka hanya menyisakan Boumsong di lapangan tengah.
Perubahan taktik Persik membuat Arema mendominasi permainan. Namun, serbuan demi serbuan Samsul Arif dan kawan-kawan belum bisa menembus rapatnya tembok pertahanan yang dibangun Harianto cs.
Setengah jam laga berlangsung, serbuan Arema akhirnya berbuah gol. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persik, Thierry Gathuessi membobol gawang Usman Pribadi.
Kebobolan, Persik coba membalas. Namun, kerjasama Boumsong dan Rendi Irwan kurang rapi. Walhasil, pemain belakang Arema bisa menghalau bola keluar area berbahaya.
Arema sendiri terus memperagakan permainan menyerang. Berulang kali serbuan mereka membuat lini belakang Macan Putih pontang-panting. Namun, lemahnya penyelesaian akhir Cristian Gonzales dan kawan-kawan membuat tak ada tambahan gol tercipta.
Menit 38, Arema menggandakan keunggulan. Beto Goncalves, memanfaatkan kerjasama apiknya dengan Gonzales, melepas tendangan melengkung yang tak bisa diantisipasi Usman Pribadi.
Di babak kedua, Arema kembali menunjukkan permainan ofensif. Melalui kedua sayap mereka, anak-anak asuh Suharno ini coba membongkar pertahanan Persik.
Upaya ini membuahkan hasil di kala babak kedua berjalan empat menit. Tendangan bebas Gustavo Lopez mengarah tepat ke pojok kanan gawang Persik. Upaya Usman Pribadi menghalau bola tak membuahkan hasil. Bola meluncur deras dan menambah keunggulan Arema.
Mampu menambah keunggulan, Arema tak mengendorkan serangan. Beberapa kali serbuan Arema, yang dikomando Samsul Arif, membahayakan pertahanan Persik.
Menit 56, Arema akhirnya berhasil menambah keunggulan mereka. Usman Pribadi gagal mengantisipasi umpan lambung Ahmad Bustomi. Bola akhirnya disundul Cristian Gonzales ke gawang yang sudah kosong melompong.
Cristian Gonzales mencetak gol keduanya di laga ini pada menit 67. El-Loco, memungkasi kerjasama apik antara Beto Goncalves dan Gustavo Lopez dengan sebuah sepakan akurat ke gawang Persik, yang kali ini dijaga Tedy Heri.
Unggul lima gol tanpa balas, Arema terus membombardir pertahanan Persik. Kali ini, aktor serangan Arema adalah Sunarto dan Irsyad Maulana, dua pemain yang dimasukkan mengganti Samsul Arif dan Beto Goncalves.
Menit 79, kerjasama Sunarto dan Irsyad nyaris menambah keunggulan Arema. Namun, sundulan Sunarto masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke pelukan Tedy Heri.
Menghadapi serangan gencar Arema, penggawa Persik tak bisa mengembangkan permainan. Serangan balik mereka kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti tuan rumah.
Sepanjang sisa laga, Arema terus menekan pertahanan Persik. Namun, hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suharno Puji Kerja Keras Penggawa Arema Cronus
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 23:08
-
Aris Budi: Hujan Sulitkan Permainan Persik Kediri
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 22:58
-
Review ISL: Lima Gol Tanpa Balas, Arema Hajar Persik Kediri
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 20:54
-
PSM: Costas Masih Disimpan, Michael Jadi Target Man
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 19:51
-
Hadapi PSM, Mitra Kukar Diperkuat 5 Pemain 'Asing'
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 19:45
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR