- Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan menyebut perubahan pola permainan menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya di markas Madura United, Kamis malam. Naga Mekes dipaksa menyerah dengan kedudukan akhir 2 – 0.
Menurut RD, dalam laga melawan Madura United, dirinya memakai sistem pertahanan dengan tiga bek. Padahal biasanya tim asal Kalimantan Timur ini mengandalkan empat bek di lini belakang.
”Kita memang memakai satu sistem permainan yang baru dikenalkan, saya melatih mereka dalam satu minggu terakhir dengan tiga centre bek,” kata RD dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
”Sebenarnya cukup efektif untuk meredam kelebihan dan kecepatan pemain-pemain Madura yang kualitas skillnya baik tetapi ada satu keterlambatan yang terjadi dan itu kemudian membuat kita kalah,” sambungnya.
Keterlambatan yang dimaksud adalah ketidak mampuan pemainnya dalam memanfaatkan momentum untuk mengambil keputusan. Semisal keputusan untuk melakukan compact defence atau keluar menyerang.
”Terus keterlambatan momen itu yang dimaksimalkan oleh Madura dengan dia menempatkan tidak banyak pemain tapi efisien pressing karena pemain kita gak berani keluar,” tegasnya.
Tetapi secara umum, eks pelatih Sriwijaya FC ini menilai tidak ada masalah dengan timnya, Bayu Pradana dan kolega sudah memberikan permainan yang terbaik dan perlawanan yang cukup bagus dengan membuka beberapa peluang.
”Tetapi memang Madura hari ini bermain dengan tenang, bagus, efisien dalam menciptakan peluang menjadi gol. Jadi secara keseluruhan selamat dan saya puas dengan penampilan semua pemain saya,” pungkasnya.
Baca Juga:
- Live Streaming Liga 1 di Indosiar: Sriwijaya FC vs Madura United
- Tumbang di Markas Persib, Subangkit Akui Buruknya Performa Pemain Sriwijaya FC
- Kokoh di Puncak Klasemen, Pelatih Persib Belum Pikirkan Juara
- Bobol Gawang Mantan, Striker Persib: Itu Profesional
- Saksikan Live Streaming Liga 1 di Indosiar: Persib Bandung vs Sriwijaya FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek Mitra Kukar Perlu Adaptasi dengan Sistem Pertahanan Baru
Bola Indonesia 13 September 2018, 23:58
-
Sistem Pertahanan Jadi Biang Kekalahan Mitra Kukar
Bola Indonesia 13 September 2018, 23:53
-
Fakta Mengejutkan di Balik Gol Mamadou Samassa
Bola Indonesia 13 September 2018, 23:32
-
Agresifitas jadi kunci kemenangan Madura United
Bola Indonesia 13 September 2018, 22:34
-
Hasil Pertandingan Madura United vs Mitra Kukar: Skor 2-0
Bola Indonesia 13 September 2018, 20:52
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR