
Bola.net - Pelaksanaan Turnamen Piala Kemerdekaan 2015, telah selesai. PSMS Medan keluar sebagai juara dalam turnamen yang dibuat oleh Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut.
Ironisnya, beberapa tim belum menerima match fee. Bahkan Tim Transisi dan Event Organizer (EO) Piala Kemerdekaan, saling lempar tanggung jawab soal tunggakan. Tim Transisi mengaku match fee baru bisa dibayarkan usai dana dari sponsor cair.
"Semua uang sponsor itu turunnya setelah kegiatan (piala Kemerdekaan). Kami menyatakan soal keuangan bukan dikelola oleh tim Transisi, tapi oleh EO Piala Kemerdekaan yakni PT Cataluna Sportindo," kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Di sisi lain, EO Piala Kemerdekaan, menolak bertanggung jawab soal tunggakan match fee. Direktur Operasional, Yohanes Indra, mengatakan pihaknya hanya menjadi pelaksana dan pengelola kompetisi sepak bola bikinan Tim Transisi tersebut.
Ditegaskannya, bukan pihaknya yang harus bertanggung jawab soal ketersediaan dana pertandingan.
"Harus kami jelaskan duduk perkaranya itu ada di Tim Transisi. Mereka (Tim Transisi) yang menyediakan dana pertandingan dari sponsor-sponsor. Kami hanya mengelola dan menyalurkan saja," kata Yohanes.
Yohanes mengungkapkan, tunggakan match fee terjadi setelah babak penyisihan grup. Itu artinya, kata dia, seluruh pertandingan di fase babak perempat final belum dibayarkan. Tunggakan itu termasuk hadiah bagi klub semifinalis dan klub finalis, juga hadiah untuk klub juara.
"Tim transisi sepatutnya melunasi seluruh tunggakan pada pekan ini. Sebenarnya, sejumlah sponsor utama Piala Kemerdekaan, sudah komitmen untuk menyediakan anggaran pelaksanaan turnamen ini. Kita tidak bisa menyalurkan tanpa ada dana dan persetujuan dari Tim Transisi. Karena dari sana (Tim Transisi) duit sponsor mengalir," beber Yohanes. (esa/yp)
Ironisnya, beberapa tim belum menerima match fee. Bahkan Tim Transisi dan Event Organizer (EO) Piala Kemerdekaan, saling lempar tanggung jawab soal tunggakan. Tim Transisi mengaku match fee baru bisa dibayarkan usai dana dari sponsor cair.
"Semua uang sponsor itu turunnya setelah kegiatan (piala Kemerdekaan). Kami menyatakan soal keuangan bukan dikelola oleh tim Transisi, tapi oleh EO Piala Kemerdekaan yakni PT Cataluna Sportindo," kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Di sisi lain, EO Piala Kemerdekaan, menolak bertanggung jawab soal tunggakan match fee. Direktur Operasional, Yohanes Indra, mengatakan pihaknya hanya menjadi pelaksana dan pengelola kompetisi sepak bola bikinan Tim Transisi tersebut.
Ditegaskannya, bukan pihaknya yang harus bertanggung jawab soal ketersediaan dana pertandingan.
"Harus kami jelaskan duduk perkaranya itu ada di Tim Transisi. Mereka (Tim Transisi) yang menyediakan dana pertandingan dari sponsor-sponsor. Kami hanya mengelola dan menyalurkan saja," kata Yohanes.
Yohanes mengungkapkan, tunggakan match fee terjadi setelah babak penyisihan grup. Itu artinya, kata dia, seluruh pertandingan di fase babak perempat final belum dibayarkan. Tunggakan itu termasuk hadiah bagi klub semifinalis dan klub finalis, juga hadiah untuk klub juara.
"Tim transisi sepatutnya melunasi seluruh tunggakan pada pekan ini. Sebenarnya, sejumlah sponsor utama Piala Kemerdekaan, sudah komitmen untuk menyediakan anggaran pelaksanaan turnamen ini. Kita tidak bisa menyalurkan tanpa ada dana dan persetujuan dari Tim Transisi. Karena dari sana (Tim Transisi) duit sponsor mengalir," beber Yohanes. (esa/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Match Fee Piala Kemerdekaan, Tim Transisi dan EO Saling Lempar Tanggung Jawab
Bola Indonesia 17 September 2015, 15:13
-
Trofi Piala Kemerdekaan PSMS Medan Rusak
Bola Indonesia 16 September 2015, 20:52
-
Juara, Pelatih PSMS Medan Bangga Perjuangan Pemain
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:23
-
Jadi Runner Up, Persinga Ngawi Tetap Puas
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:15
-
Main 10 Orang, PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR