
Ironisnya, beberapa tim belum menerima match fee. Bahkan Tim Transisi dan Event Organizer (EO) Piala Kemerdekaan, saling lempar tanggung jawab soal tunggakan. Tim Transisi mengaku match fee baru bisa dibayarkan usai dana dari sponsor cair.
"Semua uang sponsor itu turunnya setelah kegiatan (piala Kemerdekaan). Kami menyatakan soal keuangan bukan dikelola oleh tim Transisi, tapi oleh EO Piala Kemerdekaan yakni PT Cataluna Sportindo," kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Di sisi lain, EO Piala Kemerdekaan, menolak bertanggung jawab soal tunggakan match fee. Direktur Operasional, Yohanes Indra, mengatakan pihaknya hanya menjadi pelaksana dan pengelola kompetisi sepak bola bikinan Tim Transisi tersebut.
Ditegaskannya, bukan pihaknya yang harus bertanggung jawab soal ketersediaan dana pertandingan.
"Harus kami jelaskan duduk perkaranya itu ada di Tim Transisi. Mereka (Tim Transisi) yang menyediakan dana pertandingan dari sponsor-sponsor. Kami hanya mengelola dan menyalurkan saja," kata Yohanes.
Yohanes mengungkapkan, tunggakan match fee terjadi setelah babak penyisihan grup. Itu artinya, kata dia, seluruh pertandingan di fase babak perempat final belum dibayarkan. Tunggakan itu termasuk hadiah bagi klub semifinalis dan klub finalis, juga hadiah untuk klub juara.
"Tim transisi sepatutnya melunasi seluruh tunggakan pada pekan ini. Sebenarnya, sejumlah sponsor utama Piala Kemerdekaan, sudah komitmen untuk menyediakan anggaran pelaksanaan turnamen ini. Kita tidak bisa menyalurkan tanpa ada dana dan persetujuan dari Tim Transisi. Karena dari sana (Tim Transisi) duit sponsor mengalir," beber Yohanes. (esa/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Match Fee Piala Kemerdekaan, Tim Transisi dan EO Saling Lempar Tanggung Jawab
Bola Indonesia 17 September 2015, 15:13
-
Trofi Piala Kemerdekaan PSMS Medan Rusak
Bola Indonesia 16 September 2015, 20:52
-
Juara, Pelatih PSMS Medan Bangga Perjuangan Pemain
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:23
-
Jadi Runner Up, Persinga Ngawi Tetap Puas
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:15
-
Main 10 Orang, PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR