Menurut Didik Ludiyanto, pelatih Persela, sepakbola Indonesia tak bisa terus menerus menjalankan turnamen tanpa ada kejelasan kompetisi. "Ini kan euforia sesaat. Harapan kita, idealnya adalah kompetisi," ucap Didik.
Didik juga berharap agar para petinggi sepakbola di Indonesia, juga pemerintah, duduk bersama untuk merembukkan masa depan sepakbola di tanah air. Sebab semua elemen sudah sangat menantikan kejelasan kompetisi.
"Ada bocoran Februari ada kompetisi. Mudah-mudahan benar-benar terrealisasi," harap pelatih asli Lamongan ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stop Turnamen, Ayo Kompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 November 2015, 10:30
-
Nasib Pemain Persela di Tangan Manajemen
Bola Indonesia 29 November 2015, 10:02
-
Persela Sudah Maksimal di Piala Jenderal Sudirman
Bola Indonesia 27 November 2015, 20:36
-
Persela Cuma Kalah di Menit Akhir
Bola Indonesia 27 November 2015, 20:28
-
Evan Dimas Antar Surabaya United Atasi Persela
Bola Indonesia 27 November 2015, 17:05
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR