ISL musim ini resmi ditutup dengan laga Perang Bintang yang mempertemukan sang kampiun Persipura melawan All Star ISL di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (21/9) petang.
Ada pihak yang merasa begitu bangga, tapi ada pula yang merasakan getirnya melewatkan sebuah gelar juara yang didamba.
Sebut saja, Boaz Solossa. Striker Persipura itu kini tengah berbahagia lantaran sukses membawa klubnya meraih gelar juara ISL musim 2012-2013. Selain itu, dia juga mencetak satu dari dua gol yang membuat Persipura mengungguli All Star ISL.
Boaz juga berhasil meraih gelar Pemain Terbaik dan Pencetak Gol terbanyak dengan koleksi 25. Torehan tersebut membuat Boaz mencatatkan 104 gol sejak ISL bergulir pada musim 2008-2009.
Kondisi terbalik dialami penyerang tim All Star ISL asal klub Persib, Sergio van Dijk. Ambisinya mencetak gol ke gawang Mutiara Hitam gagal dilakukan.
Meski begitu, pemain naturalisasi tersebut tidak terlalu kecewa. Sebab dikatakannya, dia sudah memperkirakan situasi itu sejak awal.
Menurutnya lagi, skuad arahan Jacksen Tiago tersebut sangat sulit dikalahkan. Sebab, mereka diperkuat para penyerang, gelandang hingga kiper yang berkualitas.
Itu terbukti, untuk gelar Kiper Terbaik pun jatuh kepada kiper Persipura, Yoo Jae Hoon, sedangkan Jacksen meraih gelar sebagai Pelatih Terbaik.
"Saya sudah cukup bangga bisa bermain dengan tim All Star ISL. Harus diakui, Mutiara Hitam memang tim terbaik di tahun ini," tuturnya.
Dalam pertandingan Perang Bintang tersebut, Persipura patut mendapatkan acungan jempol lantaran berhasil mengamankan rekor tidak pernah terkalahkan saat berlaga di Stadion Mandala, Jayapura.
Dari 34 laga di ISL, Mutiara Hitam baru mengalami dua kali kekalahan saat partai tandang. Pertama, ketika dijamu Barito Putra di Stadion Demang Lehman, Martapura, Banjarmasin, 25 Juli lalu, akibat gol bunuh diri Otavio Dutra. Fakta tersebut membuat rekor tidak terkalahkan Persipura dalam 27 pertandingan di ISL terpatahkan.
Lalu, kekalahan kedua ditelan di kandang Persela Lamongan, Stadion Surajaya, Lamongan, (01/9) atau laga ISL ke-31. Gol tunggal Mario Alejandro Costas merusak euforia Persipura yang sudah dipastikan keluar sebagai juara ISL musim 2012/2013. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zah Rahan Ucapkan Sampai Jumpa Pada Publik Tanah Air
Bola Indonesia 21 September 2013, 23:35
-
Striker Persib Komentari Kesuksesan Persipura di ISL
Bola Indonesia 21 September 2013, 21:43
-
Deretan Prestasi Persipura di ISL 2012-2013
Bola Indonesia 21 September 2013, 20:32
-
Gol Boaz dan Pangkali Sempurnakan Pesta Juara Persipura
Bola Indonesia 21 September 2013, 18:53
-
Review: Persipura Bekuk ISL All Star di Perang Bintang
Bola Indonesia 21 September 2013, 17:37
LATEST UPDATE
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR