Bola.net - Persipura Jayapura membuktikan pantas menjadi juara ISL musim ini dengan menaklukkan ISL All Star dalam laga bertajuk Perang Bintang di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (21/9) dengan skor 2-0. Dua gol Persipura dilesakkan masing-masing oleh kapten mereka, Boaz Solossa di menit ke-80 dan Gerald Pangkali di menit ke-86.
Laga perang bintang dibuka dengan serangan Persipura yang dimotori Boaz Solossa dan Zah Rahan. Baru memasuki menit ke-8, kombinasi keduanya sudah berhasil membuahkan peluang pertama Persipura, sayang tendangan Boaz terlalu lemah hingga mudah diamankan Made Wirawan.
Konstan menekan, Mutiara Hitam kembali mendapat peluang di menit ke-13. Bola hasil tendangan Zah Rahan membentur tiang, kemudian rebound disambut Patrich Wanggai yang kemudian melesakkan gol. Sayang wasit menganulir gol, karena menganggap Wanggai sudah berada dalam keadaan offside.
ISL All Star kemudian membalas di menit ke-17 melalui tendangan jarak jauh Shohei Matsunaga yang mengarah ke gawang Yoo Jae Hoon. Namun bola hanya membentur mistar sebelum dibuang oleh Otavio Dutra.
Di penghujung babak pertama, Persipura meningkatkan serangan hingga mendapat dua peluang emas. Tetapi kali ini tendangan Boaz masih belum menemui sasaran, sementara bola hasil sundulan Zah Rahan masih bisa ditepis Made Wirawan. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pada awal babak kedua, ISL All Star kehilangan kiper mereka, I Made Wirawan karena cedera. Ia kemudian digantikan Choirul Huda di menit ke-50.
Menit ke-67 akselerasi Patrich Wanggai menusuk di dalam kotak penalti ISL All Star hampir saja menjebol gawang Choirul Huda. Beruntung bagi ISL All Star, tendangan Wanggai mengarah pas kepada pelukan Huda.
Membalas aksi Wanggai, giliran ISL All Star mendapatkan peluang lewat tendangan bebas Sergio van Dijk di menit ke-72. Bola tendangan Van Dijk Berhasil melewati pagar hidup, namun sayang masih mengarah kepada posisi Huda.
Persipura akhirnya berhasil unggul lewat sepakan mendatar Boaz Solossa di menit ke-80. Menerima umpan Ricky Kayame, Boaz yang melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti berhasil lepas dari kawalan pemain belakang ISL All Star sebelum melepas bola melewati penjagaan Choirul Huda.
Gawang Choirul Huda kembali jebol di menit ke-86 lewat sundulan Gerald Pangkali dengan memanfaatkan umpan silang dari Immanuel Wanggai. Skor 2-0 untuk kemenangan Persipura bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Persipura (3-5-2): Yoo Jae Hoon (GK) (Ferdi 89'); Bio Pauline, Otavio Dutra, Ricardo Salampessy (Yustinus Pae 90'); Ruben Sanadi, Lim Jun Sik, Immanuel Wanggai, Gerald Pangkali (Nelson Alom 90'), Zah Rahan (Pahabol 90'); Boaz Solossa, Patrich Wanggai (Ricky Kayame 69').
ISL All Star (4-4-2): I Made Wirawan (GK) (Choirul Huda 50'); Toni Sucipyo, Dae won Ha, Victor Igbonefo, M. Roby; Ferdinand Sinaga (Tantan 89'), Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi 69'), Matsunaga Shohei (Zulham Zamrun 89'), Konate Makan (Patrice Nzekou 29'); Lancine Kone (Sergio van Dijk 45'), Emmanuel Kenmogne. (bola/mac)
Laga perang bintang dibuka dengan serangan Persipura yang dimotori Boaz Solossa dan Zah Rahan. Baru memasuki menit ke-8, kombinasi keduanya sudah berhasil membuahkan peluang pertama Persipura, sayang tendangan Boaz terlalu lemah hingga mudah diamankan Made Wirawan.
Konstan menekan, Mutiara Hitam kembali mendapat peluang di menit ke-13. Bola hasil tendangan Zah Rahan membentur tiang, kemudian rebound disambut Patrich Wanggai yang kemudian melesakkan gol. Sayang wasit menganulir gol, karena menganggap Wanggai sudah berada dalam keadaan offside.
ISL All Star kemudian membalas di menit ke-17 melalui tendangan jarak jauh Shohei Matsunaga yang mengarah ke gawang Yoo Jae Hoon. Namun bola hanya membentur mistar sebelum dibuang oleh Otavio Dutra.
Di penghujung babak pertama, Persipura meningkatkan serangan hingga mendapat dua peluang emas. Tetapi kali ini tendangan Boaz masih belum menemui sasaran, sementara bola hasil sundulan Zah Rahan masih bisa ditepis Made Wirawan. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pada awal babak kedua, ISL All Star kehilangan kiper mereka, I Made Wirawan karena cedera. Ia kemudian digantikan Choirul Huda di menit ke-50.
Menit ke-67 akselerasi Patrich Wanggai menusuk di dalam kotak penalti ISL All Star hampir saja menjebol gawang Choirul Huda. Beruntung bagi ISL All Star, tendangan Wanggai mengarah pas kepada pelukan Huda.
Membalas aksi Wanggai, giliran ISL All Star mendapatkan peluang lewat tendangan bebas Sergio van Dijk di menit ke-72. Bola tendangan Van Dijk Berhasil melewati pagar hidup, namun sayang masih mengarah kepada posisi Huda.
Persipura akhirnya berhasil unggul lewat sepakan mendatar Boaz Solossa di menit ke-80. Menerima umpan Ricky Kayame, Boaz yang melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti berhasil lepas dari kawalan pemain belakang ISL All Star sebelum melepas bola melewati penjagaan Choirul Huda.
Gawang Choirul Huda kembali jebol di menit ke-86 lewat sundulan Gerald Pangkali dengan memanfaatkan umpan silang dari Immanuel Wanggai. Skor 2-0 untuk kemenangan Persipura bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Persipura (3-5-2): Yoo Jae Hoon (GK) (Ferdi 89'); Bio Pauline, Otavio Dutra, Ricardo Salampessy (Yustinus Pae 90'); Ruben Sanadi, Lim Jun Sik, Immanuel Wanggai, Gerald Pangkali (Nelson Alom 90'), Zah Rahan (Pahabol 90'); Boaz Solossa, Patrich Wanggai (Ricky Kayame 69').
ISL All Star (4-4-2): I Made Wirawan (GK) (Choirul Huda 50'); Toni Sucipyo, Dae won Ha, Victor Igbonefo, M. Roby; Ferdinand Sinaga (Tantan 89'), Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi 69'), Matsunaga Shohei (Zulham Zamrun 89'), Konate Makan (Patrice Nzekou 29'); Lancine Kone (Sergio van Dijk 45'), Emmanuel Kenmogne. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zah Rahan Ucapkan Sampai Jumpa Pada Publik Tanah Air
Bola Indonesia 21 September 2013, 23:35
-
Striker Persib Komentari Kesuksesan Persipura di ISL
Bola Indonesia 21 September 2013, 21:43
-
Deretan Prestasi Persipura di ISL 2012-2013
Bola Indonesia 21 September 2013, 20:32
-
Gol Boaz dan Pangkali Sempurnakan Pesta Juara Persipura
Bola Indonesia 21 September 2013, 18:53
-
Review: Persipura Bekuk ISL All Star di Perang Bintang
Bola Indonesia 21 September 2013, 17:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR