
Bola.net - Jelang menantang Hanoi T&T pada lanjutan AFC Cup 2014, Rabu (23/04), Arema Cronus disebut memiliki modal bagus. Krisis moral yang sempat melanda tim tersebut telah bisa diatasi Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
"Kita memiliki modal berharga. Penyakit Arema kebobolan di babak kedua sudah hilang. Ini salah satu indikasi krisis moral kita sudah beres," ujar CEO Arema, Iwan Budianto.
"Sejak menjamu Maziya, kita mengalami krisis moral. Anak-anak coba bangkit. Tapi, ketika menghadapi Persib lalu, mental mereka kian jatuh," sambungnya.
Bagi Arema Cronus, hilangnya krisis ini merupakan hal yang sangat berharga jelang lawatan mereka ke kandang Hanoi. Pasalnya, meski telah memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar AFC Cup, Arema mengaku ingin balas dendam pada klub asuhan Phan Thanh Hung ini terkait kekalahan mereka pada pertemuan pertama kedua tim ini beberapa waktu silam.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (11/03) tersebut, Arema harus mengakui ketangguhan para penggawa Hanoi dengan skor 1-3.
Dua gol Gonzalo Damian Maronkle dan gol tambahan Nguyen van Quyet memupus asa tuan rumah meraih poin di pertandingan ini. Satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak Cristian Gonzales pertengahan babak pertama.
Mengejar kemenangan, Iwan menyebut Arema bakal memanfaatkan tekanan yang dialami kubu Hanoi. Menurut CEO flamboyan tersebut, tuan rumah pasti berada dalam tekanan untuk memenangi pertandingan ini.
Sesungguhnya, dengan hasil imbang, Hanoi sudah bisa memastikan diri sebagai juara grup. Namun, tentu saja, bermain di kandang sendiri, anak asuh Phan Thanh Hùng bakal mati-matian mengejar kemenangan.
"Hal inilah yang akan kita manfaatkan. Akan kita manfaatkan kondisi mereka yang terbebani," tandas Iwan. (den/dzi)
"Kita memiliki modal berharga. Penyakit Arema kebobolan di babak kedua sudah hilang. Ini salah satu indikasi krisis moral kita sudah beres," ujar CEO Arema, Iwan Budianto.
"Sejak menjamu Maziya, kita mengalami krisis moral. Anak-anak coba bangkit. Tapi, ketika menghadapi Persib lalu, mental mereka kian jatuh," sambungnya.
Bagi Arema Cronus, hilangnya krisis ini merupakan hal yang sangat berharga jelang lawatan mereka ke kandang Hanoi. Pasalnya, meski telah memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar AFC Cup, Arema mengaku ingin balas dendam pada klub asuhan Phan Thanh Hung ini terkait kekalahan mereka pada pertemuan pertama kedua tim ini beberapa waktu silam.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (11/03) tersebut, Arema harus mengakui ketangguhan para penggawa Hanoi dengan skor 1-3.
Dua gol Gonzalo Damian Maronkle dan gol tambahan Nguyen van Quyet memupus asa tuan rumah meraih poin di pertandingan ini. Satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak Cristian Gonzales pertengahan babak pertama.
Mengejar kemenangan, Iwan menyebut Arema bakal memanfaatkan tekanan yang dialami kubu Hanoi. Menurut CEO flamboyan tersebut, tuan rumah pasti berada dalam tekanan untuk memenangi pertandingan ini.
Sesungguhnya, dengan hasil imbang, Hanoi sudah bisa memastikan diri sebagai juara grup. Namun, tentu saja, bermain di kandang sendiri, anak asuh Phan Thanh Hùng bakal mati-matian mengejar kemenangan.
"Hal inilah yang akan kita manfaatkan. Akan kita manfaatkan kondisi mereka yang terbebani," tandas Iwan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Ingin Tuntaskan Dendam Atas Hanoi T&T
Bola Indonesia 21 April 2014, 19:50
-
Tantang Hanoi T&T, Arema Cronus Bawa Modal Bagus
Bola Indonesia 21 April 2014, 19:30
-
Arema Cronus Lakoni TC di Yogyakarta
Bola Indonesia 3 April 2014, 17:38
-
Ahmad Bustomi Puji Disiplin Pemain Hanoi T&T
Bola Indonesia 11 Maret 2014, 20:50
-
Review AFC Cup: Hanoi Curi Poin Penuh di Kandang Arema
Bola Indonesia 11 Maret 2014, 17:57
LATEST UPDATE
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR