Dalam pertandingan uji coba lawan Dyvy Jaya Sakti, Rabu (12/10) kemarin, nampak bagaimana Ardi Dwi Suwardi dan kolega masih lemah dalam penyelesaian akhir. Meski, pertandingan uji coba tersebut berakhir untuk kemenangan Timnas dengan 10 gol tanpa balas.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Dadang Iskandar mengakui jika lini depan timnya masih butuh dipoles biar lebih ganas di gawang lawan. "Ke depan kita pertajam lagi," ucap pria yang menjabat sebagai pelatih klub IPC Pelindo II ini.
Dadang membeberkan fokus utama Timnas saat menjalani pemusatan latihan di Surabaya ini. "Target kita adalah melihat progres bagaimana membangun serangan dari setengah lapangan. Itu yang menjadi drilling kita selama ini," bebernya.
"Saya pikir pasti ada yang belum optimal dalam membangun serangan dari setengah lapangan. Itu yang akan kita drilling supaya lebih maksimal lagi," pungkas Dadang (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Futsal Masih Kurang Tajam
Bola Indonesia 13 Oktober 2016, 12:32
-
Timnas Futsal Indonesia Permak Juara SFL
Tim Nasional 12 Oktober 2016, 20:30
-
Timnas Futsal Jalani TC di Surabaya
Bola Indonesia 11 Oktober 2016, 13:58
-
Hary Tanoe Janjikan Bonus Rp 200 Juta untuk Timnas Futsal
Olahraga Lain-Lain 22 Agustus 2016, 23:54
-
Timnas Futsal Indonesia Termotivasi Prestasi JK Angels
Bola Indonesia 5 Agustus 2016, 14:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSBS 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:43
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persijap 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:38
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR