Bola.net - - Arsenal menjamu Cardiff City di Emirates Stadium, Rabu (30/1/2019) kemarin. The Gunners mampu meraih tiga poin penuh dan menggeser Chelsea dari posisi empat klasemen sementara Premier League.
Arsenal meraih kemenangan berkat gol dari Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette. Sementara satu gol balasan dari Cardiff di menit-menit terakhir tak mampu mengubah kedudukan.
Kemenangan ini membuat Arsenal kini mengoleksi 47 poin dan menggeser posisi Chelsea yang kalah di markas Bournemouth di peringkat empat klasemen Premier League.
Dan berikut adalah tiga hal yang bisa dipelajari dari kemenangan Arsenal vs Cardiff dengan skor 2-1:
1. Solusi Pertahanan Bagi Emery
Pelatih Arsenal, Unai Emery memainkan Nacho Monreal dan Shkodran Mustafi di posisi bek tengah untuk mengakali absennya Laurent Koscielny dan Sokratis yang cedera.
Dengan Mustafi mampu menjawabnya dengan tanggung jawab besar, ia membuktikan sebagai salah satu jawaban yang dicari Emery atas krisis di lini pertahanan mereka.
Sementara itu, Emery menggunakan Stephan Lichsteiner dan Carl Jenkinson sebagai bek kanan, dengan nama yang terakhir datang sebagai pemain pengganti babak kedua.
2. Babak Pertama Yang Buruk Bagi Arsenal
Arsenal sekali lagi memiliki babak pertama yang buruk dan tidak mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran dalam 45 menit, meskipun demikian halnya dengan Cardiff City. Tapi sekali lagi, mereka mencetak gol kemenangan di babak kedua yang memberi mereka tiga poin penuh.
Di babak pertama, Cardiff City adalah tim yang lebih baik dan tak beruntung harus mengakhiri babak pertama tanpa gol. Namun keberuntungan tampaknya masih menaungin The Gunners, dan itu terbukti di babak kedua.
Ini bukan kali pertama Arsenal memiliki permainan yang melempem di babak pertama. Bila ingin bersaing untuk menembus empat besar di akhir musim, kebiasaan ini harus segera diubah sebelum terlambat.
3. Perlu Main Lebih Cepat, Arsenal!
Ada waktu dua menit sebelum babak pertama berakhir di mana Arsenal sangat baik. Mereka memancarkan serangkaian umpan silang rendah ke area penalti, menarik pertahanan rapat Cardiff dari formasinya dan menyebabkan tim tamu panik dan terus melakukan sapuan bola. Itu hampir satu-satunya momen dari seluruh babak pertama di mana Arsenal tampak seperti mereka bisa mencetak gol.
Alasan untuk ancaman yang lebih besar benar-benar sangat sederhana saat itu, yakni Arsenal tiba-tiba mulai menggeser bola dengan cepat. Ketika pelatih berbicara tentang tim yang cepat, -Arsene Wenger akan membahas panjang lebar hal itu- mereka tidak mengacu pada kecepatan masing-masing pemain. Sebaliknya, itu adalah kecepatan bola bergerak antar lini di berbagai fase permainan.
Di sini, tim Unai Emery menggerakkan bola dengan sangat lambat. Setiap pemain mengambil dua, tiga, empat sentuhan bola sebelum memainkan umpan lima yard yang hanya mengundang lebih banyak pressing. The Gunners lesu, ceroboh, tanpa tenaga dan itu benar-benar menghalangi semua kreativitas yang mungkin mereka miliki. Kecepatan permainan sangat penting dan Arsenal saat ini kurang dari sisi itu.
4. Empat Besar Masih Sangat Mungkin
Pada akhirnya, Arsenal menyelesaikan pekerjaan. Itu jauh dari meyakinkan, mungkin sedikit tidak layak, tetapi ketika wajah gembira mereka diilustrasikan ketika wasit meniup peluit akhir, mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan, bahkan jika mereka harus bekerja sangat keras untuk mendapatkannya.
Dan itu terjadi pada malam di mana Manchester United menjatuhkan dua poin di kandang saat melawan Burnley dengan Chelsea kalah dari Bournemouth, mereka kini pun akhirnya sukses menembus empat besar dengan menggeser posisi The Blues di peringkat empat.
Harus diakui, The Gunners harus bertandang ke Manchester City pada hari Minggu, permainan yang akan sangat sulit untuk mendapatkan poin, tetapi empat besar, untuk saat ini, setidaknya, masih bisa mereka nikmati.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabung Arsenal, Denis Suarez Bertekad Jadi Legenda
Liga Inggris 31 Januari 2019, 23:30
-
Deadline Day, Arsenal Diyakini Bakal Bajak Satu Pemain PSG
Liga Inggris 31 Januari 2019, 22:00
-
Resmi! Suarez Tinggalkan Barca dan Hijrah ke Arsenal
Liga Inggris 31 Januari 2019, 19:14
-
4 Pelajaran Dari Kemenangan Sulit Arsenal Atas Cardiff City
Liga Inggris 31 Januari 2019, 17:04
-
Agen Desak Arsenal Segera Tuntaskan Transfer Yannick Carrasco
Liga Inggris 31 Januari 2019, 16:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR