
Bola.net - Nottingham Forest kembali menjadi sorotan setelah memecat Sean Dyche, yang membuat klub bersiap menunjuk manajer keempat dalam satu musim. Situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam format permanen di Premier League.
Forest kini hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi. Ancaman turun kasta semakin nyata, sementara stabilitas yang dulu menjadi kekuatan utama klub justru lenyap dalam hitungan bulan.
Di balik kekacauan tersebut, satu nama terus muncul dalam pembahasan, yaitu si pemilik klub, Evangelos Marinakis.
Hilangnya Semangat Skuad Nottingham Forest

Dalam era modern, Forest pernah menemukan identitas kuat di bawah Steve Cooper dan Nuno Espirito Santo. Keduanya memang berbeda karakter, tetapi memiliki kesamaan mendasar: membangun rasa kebersamaan di ruang ganti.
Di bawah Cooper, Forest bangkit dari Championship pada 2022 dan kembali ke Premier League. Sementara pada satu musim gemilang bersama Nuno, klub bahkan sempat menjadi penantang serius tiket Liga Champions. Persatuan menjadi fondasi utama.
Nuno secara sadar memperkuat hal itu lewat pemusatan latihan pramusim di Murcia, Spanyol. Ia percaya kekompakan adalah kunci untuk menjaga ambisi tetap hidup. Kini, fondasi tersebut terasa runtuh.
Nottm Forest: Empat Manajer dalam Satu Musim

Pengganti Dyche akan menjadi manajer keempat Forest musim ini. Dalam sejarah Premier League, memang ada klub yang mengganti empat pelatih dalam semusim, tetapi selalu melibatkan caretaker sementara.
Kasus Forest berbeda. Klub ini berpotensi mencatat sejarah sebagai tim pertama yang memiliki empat pelatih permanen dalam satu kampanye liga.
Bahkan jika pelatih berikutnya berstatus interim, masih ada setidaknya 14 laga tersisa, yang berarti ia akan menjadi salah satu manajer terlama Forest musim ini.
Fakta itu menggambarkan betapa tidak stabilnya situasi di City Ground. Setiap keputusan terlihat terpisah, tetapi jika disatukan, membentuk pola kekacauan yang sulit dibantah.
Keputusan yang Terlihat Masuk Akal di Nottingham Forest
Jika dilihat satu per satu, setiap pemecatan bisa diperdebatkan. Hubungan dengan Nuno disebut telah memburuk. Ange Postecoglou hanya bertahan delapan laga, dan pemecatannya bisa dianggap sebagai koreksi cepat atas keputusan yang keliru.
Dyche sendiri dinilai gagal mengangkat performa secara konsisten. Dengan tim-tim pesaing mulai meraih poin, ancaman degradasi menjadi alasan kuat untuk bertindak cepat.
Namun ketika tiga manajer dipecat setelah tiga, lima, dan 18 pertandingan liga dalam satu musim, itu mencerminkan kesalahan perencanaan. Keputusan-keputusan tersebut memang melibatkan banyak pihak, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan Marinakis.
Peran Marinakis dan Paradoks Kesuksesan
Secara historis, Marinakis membawa banyak perubahan positif. Saat ia resmi mengambil alih pada 2017, Forest berada di ambang degradasi ke League One. Sembilan tahun kemudian, klub tampil di Liga Europa dan menikmati empat musim di Premier League setelah 23 tahun absen.
Ia menggelontorkan dana besar untuk transfer pemain dan membangun citra klub yang lebih ambisius. Popularitasnya di kalangan suporter pun cukup kuat, didorong mentalitas agresif yang dianggap cocok untuk klub dengan sejarah besar.
Namun musim ini menjadi noda. Nama Marinakis muncul dalam berbagai pengumuman positif, perekrutan pemain, perpanjangan kontrak bintang, rencana pengembangan stadion, hingga kampanye sosial, tetapi tidak dalam pernyataan resmi pemecatan manajer.
Musim yang Seharusnya Jadi Perayaan
Musim ini seharusnya menjadi perayaan. Forest baru saja finis ketujuh musim lalu dan mencapai semifinal Piala FA. Mereka kembali ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.
Dengan skuad yang nyaris menembus Liga Champions dan pelatih yang dicintai publik, ekspektasi begitu tinggi. Namun tiga pertandingan awal musim sudah menjadi titik awal kemunduran ketika Nuno hengkang.
Sejak saat itu, arah klub terasa tak menentu. Yang seharusnya menjadi momentum kebangkitan berubah menjadi musim penuh ketidakpastian.
Forest punya banyak alasan untuk berterima kasih kepada Marinakis atas kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, untuk musim yang kacau ini, tanggung jawab utama sulit dilepaskan dari sang pemilik.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Arsenal Gagal Menang Lagi: Mulai Lelah dan Sering Terpeleset di Premier League, Selisih Poin Menipis!
- 8 Kandidat Pelatih Man United Usai Thomas Tuchel Menjauh: Ratcliffe Perlu Telepon Xabi Alonso?
- Skuad Man United Kecewa dengan Pernyataan Kontroversial Sir Jim Ratcliffe: Sampai Speechless
- Jadi Pahlawan Man United, Benjamin Sesko Masih Saja Kena Sindir Roy Keane: Dia Seperti Maskapai Penerbangan Murah
- Man United Tegaskan Sikap Usai Kontroversi Pernyataan Sir Jim Ratcliffe, Apa Bunyinya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Pahit Arsenal di Markas Brentford dan Penumpang Gelap Bernama Eberechi Eze
Liga Inggris 13 Februari 2026, 15:58
-
Arteta Jelaskan Alasan Tarik Eberechi Eze Saat Arsenal Ditahan Brentford
Liga Inggris 13 Februari 2026, 15:54
-
Mempertanyakan Keputusan Liam Delap: Ngapain ke Chelsea? Harusnya ke Everton!
Liga Inggris 13 Februari 2026, 14:20
-
Declan Rice Minta Arsenal Abaikan Tekanan Usai Ditahan Brentford
Liga Inggris 13 Februari 2026, 13:31
-
4 Pelatih dalam Semusim dan Ini Masih Februari: Nottingham Forest Memang Ajaib!
Liga Inggris 13 Februari 2026, 12:58
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR