
Bola.net - Arsenal hanya mampu bermain imbang tanpa gol kala menjamu tim juru kunci, Burnley dalam partai Premier League 2021/22 pekan ke-23 yang digelar di Emirates Stadium, Minggu (23/1/2022) malam WIB.
Arsenal tercatat melepas total 22 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran. Namun, tak ada satu pun yang mampu menghasilkan gol kemenangan.
Berkat hasil ini, Arsenal kini menduduki peringkat enam klasemen dengan poin 36, sedangkan Burnley masih tertahan di dasar klasemen dengan poin 12.
Sejumlah pelajaran bisa dipetik dari laga ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Wajib Beli Dusan Vlahovic
Harus diakui, Arsenal tak bisa terus-menerus mengandalkan Gabriel Martinelli dan Alexandre Lacazette di lini depan, sementara Pierre-Emerick Aubameyang sikapnya tidak jelas.
Arsenal sepertinya kini wajib untuk memecahkan celengan mereka untuk memboyong striker haus gol milik Fiorentina, Dusan Vlahovic yang memang sudah lama mereka incar.
Lini Tengah Miskin Kreativitas
Kembalinya Martin Odegaard yang sempat absen karena positif Covid-19 rupanya tak membuat kreativitas lini tengah Arsenal mengalami peningkatan.
Buruknya penampilan Martinelli dan Lacazette pada laga ini juga tak lepas dari kurangnya suplai bola yang memanjakan keduanya dari lini tengah.
Lawan Tim Papan Bawah Memang Susah
Meski hasil 0-0 ini cukup mengejutkan, akan tetapi sejarah memang membuktikan bahwa tak pernah mudah untuk menghadapi tim papan bawah memasuki paruh musim kedua.
Tim-tim yang berada di zona merah akan berjuang mati-matian untuk bisa selamat dari jurang degrasi, persis dengan apa yang dilakukan Burnley di kandang Arsenal.
Kontribusi Kieran Tierney

Tierney memberikan kontribusi cukup signifikan pada laga ini, baik ketika bertahan maupun saat membantu Arsenal melakukan serangan.
Tierney mencatatkan akurasi umpan hingga 90 persen, dan memberikan dua umpan kunci. Selain itu, bek kiri 24 tahun itu juga melepas dua tembakan dan sekali memenangi duel udara.
Harapan Finis 4 Besar Semakin Berat
Arsenal kini tertinggal dua poin dari tim peringkat empat, Manchester United. Untungnya, The Gunners masih memiliki satu tabungan laga lebih banyak.
Arsenal pun mulai saat ini wajib meraih poin penuh melawan tim-tim seperti Burnley jika tak mau harapan mereka finis empat besar di akhi musim lenyap.
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Siap-siap Patah Hati, Vlahovic Bakal Cabut ke Juventus
Liga Italia 24 Januari 2022, 19:12
-
Mau Dominic Calvert-Lewin, Arsenal dan MU Harus Bayar Segini
Liga Inggris 24 Januari 2022, 18:11
-
Kode Buat Arsenal? Renato Sanches Layangkan Pesan: Saya Sudah Siap!
Liga Inggris 24 Januari 2022, 13:51
-
Arsenal Berbagi Poin dengan Burnley
Galeri 24 Januari 2022, 13:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR